Polsek Pulau Burung Gelar Jumat Curhat, Serap Aspirasi Warga Sambil Cegah Karhutla

Polsek Pulau Burung Gelar Jumat Curhat, Serap Aspirasi Warga Sambil Cegah Karhutla

Pulau Burung - Polsek Pulau Burung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Melalui program rutin "Jumat Curhat", jajaran kepolisian sektor tersebut turun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan keluh kesah, saran, maupun masukan secara langsung. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat pagi ini menyasar warga Desa Pulau Burung dalam suasana yang santai dan penuh kehangatan.

Kegiatan dinamis ini dipimpin langsung oleh Kanit Reserse Ipda A.T Tampubolon, S.H., bersama Kanit Binmas Aipda Febri Jonni Wahono. Hadir pula Bhabinkamtibmas Aipda Yanser Lase yang menjadi garda terdepan dalam merangkul warga, serta Banit Provos Polsek Pulau Burung Briptu Teuku Kamal Mirza. Guna menciptakan sekat yang cair antara aparat dan warga, pertemuan ini sengaja digelar di salah satu warung lokal, yakni Tempat Sarapan Alwis, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Kapolsek Pulau Burung, AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa program Jumat Curhat ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan Polri untuk memotong birokrasi komunikasi antara polisi dan warga. Melalui forum informal ini, masyarakat tidak perlu sungkan untuk menyampaikan apa saja yang menjadi kendala atau keresahan mereka sehari-hari. Kehadiran para personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan emosional yang baik.

Dalam dialog interaktif bersama lima orang perwakilan masyarakat Desa Pulau Burung tersebut, mencuat dua isu krusial yang menjadi perhatian utama warga saat ini. Persoalan pertama yang dikeluhkan adalah kondisi perekonomian masyarakat yang dirasakan semakin menurun dalam beberapa waktu terakhir. Selain masalah finansial, warga juga menyampaikan aspirasi agar pihak kepolisian lebih masif lagi dalam memberikan edukasi dan sosialisasi terkait bahaya pembakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menanggapi keluhan seputar penurunan roda ekonomi, AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah strategis. Polsek Pulau Burung berkomitmen untuk mendorong Pemerintah Kecamatan Pulau Burung agar segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Langkah ini diambil guna merumuskan solusi konkret dalam mengatasi melemahnya daya beli masyarakat pasca-anjloknya harga komoditas hasil pertanian.

Terkait dengan permintaan sosialisasi karhutla, Kapolsek Pulau Burung menekankan bahwa peran Bhabinkamtibmas, khususnya Aipda Yanser Lase, akan semakin dioptimalkan di lapangan. Mengingat cuaca yang fluktuatif, edukasi mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar menjadi harga mati yang harus terus disampaikan secara persuasif. Polsek Pulau Burung berjanji akan menjadwalkan kegiatan sambang warga secara lebih rutin demi mengantisipasi potensi terjadinya bencana kabut asap.

Lebih lanjut, AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H., juga mengingatkan masyarakat bahwa pembakaran hutan dan lahan bukan hanya merusak lingkungan dan kesehatan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang sangat berat. Oleh karena itu, kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat Desa Pulau Burung sangat dibutuhkan. Polisi berharap warga dapat beralih ke metode pengelolaan lahan yang lebih ramah lingkungan demi kebaikan masa depan daerah mereka.

Hingga berakhirnya kegiatan yang berlangsung selama satu jam tersebut, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan lancar. Dialog interaktif antara personel Polsek Pulau Burung dan para warga ditutup dalam situasi yang aman serta kondusif. Laporan hasil kegiatan Jumat Curhat ini pun langsung diteruskan kepada Kapolres Inhil, dengan tembusan kepada Wakapolres, Kabag Ops, serta Kasat Intelkam Polres Inhil sebagai bahan evaluasi berkala.