Tembilahan, – Dalam upaya menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, Babinsa Koramil 01/Tembilahan Hulu (Tbh), Sertu Anton, secara aktif melaksanakan kegiatan patroli tapal batas di wilayah binaannya. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari peran TNI sebagai komponen utama pertahanan negara, khususnya dalam mengamankan garis batas wilayah agar tetap jelas dan tidak terjadi sengketa atau pelanggaran.
Sertu Anton memulai operasinya dengan berkoordinasi bersama elemen masyarakat setempat. Lokasi patroli difokuskan di area strategis Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pentingnya memastikan bahwa tanda-tanda batas wilayah tetap terlihat jelas dan tidak mengalami pergeseran akibat faktor alam maupun aktivitas manusia jumat (29/05)
Kegiatan patroli ini tidak dilakukan oleh Babinsa seorang diri, melainkan melibatkan unsur kekuatan gabungan yang sinergis. Total personel yang dikerahkan terdiri dari satu anggota TNI yaitu Sertu Anton sendiri, serta tiga orang perwakilan masyarakat lokal. Keterlibatan masyarakat dalam patroli ini menunjukkan adanya kesadaran tinggi dari warga untuk ikut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah tempat mereka tinggal.
Selama proses patroli yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB, tim gabungan menelusuri jalur tapal batas dengan teliti. Titik koordinat spesifik yang menjadi fokus pengawasan berada pada posisi 0°14’39” Lintang Utara dan 103°26’34,33” Bujur Timur. Pemantauan terhadap titik koordinat ini sangat krusial untuk memastikan bahwa batas administratif antara wilayah tersebut dengan wilayah tetangga tetap sesuai dengan data resmi yang berlaku.
Peran Babinsa sebagai penyangga tapal batas wilayah terlihat jelas melalui pendekatan persuasif dan edukatif selama kegiatan berlangsung. Sertu Anton tidak hanya melakukan pengecekan fisik terhadap patok atau tanda batas, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menghormati garis batas wilayah. Hal ini bertujuan untuk mencegah potensi konflik horizontal yang mungkin timbul akibat ketidakpahaman warga terhadap batas administrasi desa atau kelurahan.
Kondisi lapangan selama pelaksanaan patroli terpantau kondusif dan aman. Tidak ditemukan adanya pelanggaran berupa pergeseran patok batas, penebangan liar di area batas, maupun aktivitas lain yang dapat mengancam integritas wilayah. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat juga berhasil memperkuat rasa kepercayaan warga terhadap aparatur keamanan, sehingga menciptakan lingkungan yang harmonis dan sadar hukum.
Sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi contoh positif bagi wilayah lainnya di Kabupaten Indragiri Hilir. Dengan melibatkan tokoh masyarakat atau warga biasa dalam patroli, Koramil 01/Tbh berhasil membangun sistem pertahanan kewilayahan yang berbasis pada kekuatan rakyat. Metode ini terbukti efektif karena masyarakat setempat paling memahami kondisi geografis dan dinamika sosial di wilayah mereka masing-masing.
kegiatan patroli tapal batas yang dipimpin oleh Sertu Anton di Kelurahan Tembilahan Hilir telah berjalan dengan lancar dan sukses mencapai tujuannya. Laporan ini disampaikan kepada Dandim 0314/Inhil sebagai bentuk pertanggungjawaban dan informasi situasi terkini di wilayah Koramil 01/Tbh. Komitmen untuk terus menjaga keutuhan tapal batas akan tetap dilanjutkan secara berkala guna menjamin stabilitas keamanan wilayah Indragiri Hilir.