Babinsa Koramil 12/BTK Implementasikan Komduk di Hari Pancasila, Pererat Silaturahmi dengan Warga Binaan

Babinsa Koramil 12/BTK Implementasikan Komduk di Hari Pancasila, Pererat Silaturahmi dengan Warga Binaan

Batang Tuaka  – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, Babinsa Koramil 12/Batu Ampar (BTK), Kodim 0314/Indragiri Hilir, Praka Chairul Saleh, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga binaannya. Kegiatan ini digelar pada Senin, 1 Juni 2026, bertempat di Desa Tanjung Siantar. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sekadar formalitas, melainkan sebagai wujud nyata implementasi fungsi teritorial TNI AD dalam menjaga keutuhan bangsa melalui nilai-nilai luhur Pancasila.

Kegiatan Komsos tersebut berlangsung selama dua jam, dimulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB. Pemilihan waktu dan momen ini sangat strategis, mengingat Hari Pancasila adalah momentum tepat untuk merefleksikan kembali komitmen bersama dalam mempertahankan ideologi negara. Praka Chairul Saleh memanfaatkan kesempatan ini untuk bertemu langsung dengan warga, khususnya di area Sungai Piring, guna membangun dialog yang terbuka dan konstruktif demi terciptanya lingkungan yang kondusif dan harmonis.

Tujuan utama dari pelaksanaan Komsos ini adalah untuk mempererat hubungan silaturahmi antara aparat kewilayahan dengan warga binaan. Melalui pendekatan personal dan kekeluargaan, Babinsa berupaya menghapuskan jarak psikologis antara TNI dan rakyat. Hal ini sejalan dengan prinsip "TNI Manunggal Bersama Rakyat", di mana kedekatan emosional menjadi kunci utama dalam setiap upaya pembinaan wilayah, terutama dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang di tingkat akar rumput.

Dalam sambutannya, Praka Chairul Saleh menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia menyampaikan bahwa kekuatan pertahanan negara tidak hanya terletak pada alat utama sistem senjata, tetapi juga pada kekompakan dan kewaspadaan seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, sinergitas antara Babinsa dan warga menjadi fondasi penting dalam mendeteksi dini berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi di wilayah Desa Tanjung Siantar.

Salah satu poin penting yang disampaikan Babinsa dalam kegiatan tersebut adalah himbauan kepada warga Sungai Piring agar segera melaporkan apabila terjadi kejadian atau hal-hal yang mencurigakan (Haljol). Informasi yang cepat dan akurat dari masyarakat sangat membantu aparat dalam mengambil tindakan preventif maupun represif yang diperlukan. Dengan adanya saluran komunikasi yang lancar, setiap ancaman terhadap stabilitas wilayah dapat ditangani sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Implementasi fungsi Komando Daerah Militer (Komduk) melalui kegiatan Komsos ini juga menjadi media edukasi bagi masyarakat tentang nilai-nilai Pancasila. Praka Chairul Saleh mengajak warga untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti saling menghormati, gotong royong, dan menjunjung tinggi toleransi. Dengan demikian, peringatan Hari Pancasila tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diinternalisasi menjadi perilaku nyata yang memperkuat kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat Indragiri Hilir.

Respon positif terlihat dari antusiasme warga yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menyambut baik kehadiran Babinsa dan merasa dihargai serta didengarkan aspirasinya. Dialog dua arah yang terbangun menunjukkan bahwa metode Komsos merupakan pendekatan yang efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tingkat desa. Warga menyadari bahwa Babinsa adalah mitra mereka dalam menjaga kamtibmas, bukan sekadar aparat penegak hukum yang kaku.

kegiatan Komsos yang dilaksanakan oleh Praka Chairul Saleh ini telah berhasil mencapai tujuannya dalam mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya partisipasi dalam keamanan wilayah. Kodim 0314/Inhil melalui Koramil 12/BTK terus berkomitmen untuk menghadirkan TNI yang dekat dengan rakyat, terutama di momen-momen bersejarah seperti Hari Pancasila. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan lain dalam mengoptimalkan peran Babinsa sebagai ujung tombak pertahanan negara di garis depan.