Viral Isu 'Pocong' Jadi-jadian di Kulim, Kapolsek Pastikan Hanya Tunawisma

Viral Isu 'Pocong' Jadi-jadian di Kulim, Kapolsek Pastikan Hanya Tunawisma
Foto ilustrasi (akal imitasi)

PEKANBARU - Polsek Kulim meluruskan informasi terkait warga Agro Wisata Pelangi, Kelurahan Mentangor, yang mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pocong jadi-jadian.

Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni saat dikonfirmasi, Kamis (4/6), mengatakan hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa sosok pria yang diamankan merupakan tunawisma.

"Pocong itu sebenarnya tunawisma. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan unsur pidana maupun aksi teror seperti yang berkembang di masyarakat," ujar Kompol Didi saat dihubungi, Kamis (4/6).

Didi menjelaskan, pengamanan pria yang diduga pocong jadi-jadian itu dilakukan warga setempat pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Awalnya, kata Didi, pihaknya menerima laporan melalui Call Center 110 yang menginformasikan bahwa warga telah mengamankan sosok yang diduga pocong jadi-jadian. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kulim langsung mendatangi lokasi.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati warga telah mengamankan pria tersebut beserta kain putih yang diduga sebagai kain kafan.

"Kami menemukan selembar kain putih lusuh yang tersangkut di atas tembok dekat tempat pembuangan sampah liar. Lokasinya cukup jauh dari titik yang dilaporkan. Kami kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan barang-barang yang ada di sana. Menurut keterangan warga, kain tersebut memang sudah beberapa kali terlihat tergantung di tempat itu," jelas Didi.

Didi menegaskan, sosok yang sempat disebut-sebut sebagai pocong jadi-jadian itu merupakan seorang tunawisma yang kerap terlihat berada di sekitar lokasi.

Sementara itu, berdasarkan keterangan warga, awalnya mereka menaruh curiga terhadap gerak-gerik pria tersebut yang terlihat mondar-mandir di lingkungan perumahan. Ia bahkan diduga hendak melakukan pencurian dengan mencongkel salah satu rumah warga.

Untuk menghindari amuk massa, warga kemudian mengamankan pria tersebut dan menyerahkannya kepada pihak berwajib. Sebelum diamankan, warga sempat terlibat kejar-kejaran dengan pria yang diduga sebagai pocong tersebut.

Kompol Didi mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial maupun grup percakapan.

Ia juga meminta warga kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

"Kami mengimbau masyarakat mengaktifkan kembali satkamling. Jika menemukan hal-hal mencurigakan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, atau melalui layanan Polri 110," tutupnya.