Kompak, Polsek Tempuling, Koramil 03/Tempuling, Pemdes Teluk Jira dan MPA Bahu-Membahu Atasi Karhutla

Kompak, Polsek Tempuling, Koramil 03/Tempuling, Pemdes Teluk Jira dan MPA Bahu-Membahu Atasi Karhutla

Tempuling, Indragiri Hilir – Sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah desa dan masyarakat kembali menunjukkan respons cepat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Tempuling, Koramil 03/Tempuling, Pemerintah Desa Teluk Jira, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga setempat berhasil memadamkan kebakaran lahan gambut yang terjadi di Dusun Harapan RT 013 RW 005, Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K melalui Kapolsek Tempuling, IPTU Delni Atma Saputra, SH., MH., menjelaskan bahwa penanganan karhutla tersebut berawal dari terdeteksinya titik panas (hotspot) melalui Aplikasi Dashboard Lancang Kuning. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan verifikasi dan pemadaman.

Setelah mendeteksi adanya titik hotspot melalui aplikasi satelit, tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, aparat desa, anggota MPA, serta masyarakat langsung menuju lokasi guna melakukan penanganan cepat agar api tidak meluas,” ujar IPTU Delni.

Dalam pelaksanaan tugas, tim menghadapi berbagai kendala di lapangan. Lokasi kebakaran berada sekitar 60 kilometer dari Mapolsek Tempuling dan hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki melewati kawasan hutan lebat serta semak belukar. Selain itu, minimnya jaringan komunikasi di lokasi turut menjadi tantangan tersendiri selama proses pemadaman berlangsung.

Berdasarkan hasil pengecekan, lahan yang terbakar merupakan area gambut dataran rendah yang ditumbuhi semak belukar dengan luas sekitar 0,5 hektare. Berkat kerja sama dan kekompakan seluruh unsur yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lainnya.

Saat ini kondisi di lokasi telah dinyatakan kondusif. Meskipun sempat turun gerimis yang membantu proses pemadaman, tim gabungan tetap melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa di bawah permukaan gambut.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran.
Kapolsek Tempuling IPTU Delni Atma Saputra, SH., MH., juga mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap bahaya karhutla dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Jangan membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar karena selain merusak lingkungan, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas bagi pelakunya,” tegas Kapolsek.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen dan sinergitas TNI-Polri, pemerintah desa, MPA, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla demi menjaga keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Tempuling.