Pelindo Perkuat Efisiensi Logistik Nasional, Trafik Kapal dan Peti Kemas Tunjukkan Tren Positif

Pelindo Perkuat Efisiensi Logistik Nasional, Trafik Kapal dan Peti Kemas Tunjukkan Tren Positif

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat kinerja operasional yang positif sepanjang periode Januari hingga Mei 2026. Sejumlah indikator utama layanan kepelabuhanan menunjukkan pertumbuhan yang mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik dan transportasi nasional, sekaligus memperkuat peran pelabuhan sebagai penggerak perekonomian Indonesia.

Hingga akhir Mei 2026, arus peti kemas yang dilayani Pelindo mencapai 78,21 juta TEUs. Capaian tersebut menunjukkan tingginya mobilitas barang melalui pelabuhan-pelabuhan yang dikelola Pelindo, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan domestik maupun internasional.

Pada periode yang sama, trafik kapal tercatat mencapai 563,3 juta Gross Tonnage (GT). Sementara itu, arus barang nonpeti kemas mencapai 79,3 juta ton, yang mencerminkan tingginya pergerakan komoditas strategis seperti hasil pertambangan, perkebunan, energi, dan berbagai kebutuhan industri yang didistribusikan melalui jaringan pelabuhan nasional.

Dari sisi pelayanan penumpang, Pelindo juga mencatat trafik penumpang sebanyak 9,4 juta orang hingga Mei 2026. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut, terutama pada wilayah kepulauan dan daerah yang menjadikan kapal sebagai moda transportasi utama.

Direktur Utama Achmad Muchtasyar mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan, memperkuat integrasi operasional, serta melakukan transformasi di seluruh ekosistem kepelabuhanan Pelindo.

Menurut Achmad Muchtasyar, Pelindo terus berupaya menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin efisien, andal, dan berdaya saing guna mendukung kelancaran arus logistik nasional. Perseroan juga terus mengoptimalkan digitalisasi layanan, meningkatkan produktivitas operasional, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa.

Ia menambahkan, peningkatan kinerja operasional tidak hanya diukur dari besarnya volume layanan, tetapi juga dari kemampuan Pelindo dalam menjaga keandalan operasional, keselamatan kerja, ketepatan waktu pelayanan, serta menciptakan efisiensi biaya logistik yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi dunia usaha dan masyarakat.

Ke depan, Pelindo akan terus memperkuat transformasi perusahaan melalui pengembangan infrastruktur pelabuhan, peningkatan kapasitas layanan, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan standar operasional terbaik. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat konektivitas maritim di kawasan.