Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Dukungan Pembangunan dan Penanganan Karhutla di Riau

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Dukungan Pembangunan dan Penanganan Karhutla di Riau

PEKANBARU – Kehadiran Kodam XIX/Tuanku Tambusai tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan dan penanganan persoalan masyarakat di Provinsi Riau. Kontribusi tersebut terlihat melalui pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penataan kawasan hingga dukungan terhadap optimalisasi pajak daerah.

Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat menghadiri peringatan HUT pertama Kodam XIX/Tuanku Tambusai di Aula Kaharuddin Nasution, Senin (10/8/2026).

SF Hariyanto menyampaikan apresiasi atas keterlibatan jajaran Kodam dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dapat menghadirkan manfaat nyata di lapangan.

“Kehadiran jajaran Kodam sangat membantu dalam menjaga Riau dari ancaman karhutla. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi persoalan tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan prajurit dalam penanganan karhutla menjadi penting mengingat persoalan tersebut membutuhkan respons cepat dan koordinasi lintas sektor. Sinergi yang terbangun di lapangan dinilai mampu memperkuat upaya pencegahan sekaligus penanganan ketika terjadi kebakaran.

Selain penanganan karhutla, SF Hariyanto juga mengapresiasi kontribusi Kodam melalui program TMMD. Berbagai kegiatan pembangunan telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses dan infrastruktur dasar.

“Melalui TMMD, jajaran TNI membantu membangun akses jalan, memperbaiki rumah, membangun drainase, menyediakan sarana air bersih, dan pembangunan Jembatan Garuda di Taman Nasional Tesso Nilo. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi dengan Kodam juga dirasakan dalam mendukung penataan kawasan agar berjalan secara tertib, terukur, dan persuasif. Dukungan serupa diberikan dalam Tim Optimalisasi Pajak Daerah yang melibatkan unsur Forkopimda.

SF Hariyanto menilai keterlibatan jajaran Kodam dalam berbagai agenda tersebut tidak terlepas dari komunikasi yang selama ini terjalin secara terbuka antara pemerintah daerah dan pimpinan Kodam.

“Semua itu berkat komunikasi kami dengan Bapak Pangdam selama ini, langsung, terbuka, cepat, dan tanpa jarak. Ketika pemerintah daerah membutuhkan dukungan, jajaran Kodam segera merespons dan ketika menghadapi persoalan di lapangan, Bapak Pangdam selalu membuka ruang untuk duduk bersama mencari jalan keluar,” katanya.

Ia menegaskan, kolaborasi tersebut telah berkembang menjadi kebersamaan dalam memikul tanggung jawab pembangunan daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Riau berharap dukungan dan kerja sama dengan Kodam XIX/Tuanku Tambusai dapat terus diperkuat.

“Bagi kami, hubungan ini bukan sekadar hubungan antarkesatuan. Jajaran Kodam telah hadir seperti saudara yang ikut memikul tanggung jawab daerah, sehingga kami merasa terbantu, didampingi, dan dikuatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyampaikan bahwa pelaksanaan berbagai tugas di wilayah membutuhkan dukungan dan kerja sama dengan seluruh komponen daerah.

“Pelaksanaan tugas di wilayah tidak dapat dilakukan secara sendiri, sehingga diperlukan komunikasi dan koordinasi yang kuat bersama pemerintah daerah, Polri, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan sekaligus mendukung terciptanya pembangunan yang berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai menjadikan HUT pertama sebagai momentum meningkatkan profesionalisme, soliditas, dan kualitas pengabdian kepada masyarakat.