Perkuat Sinergi Kepelabuhanan, Pelindo Tembilahan dan Bea Cukai Jalin Koordinasi Strategis

Perkuat Sinergi Kepelabuhanan, Pelindo Tembilahan dan Bea Cukai Jalin Koordinasi Strategis

Tembilahan, – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 Tembilahan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kemitraan strategis lintas instansi. Pada Kamis pagi ini, kantor operasional Pelindo di Tembilahan menerima kunjungan resmi dari Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan kamis (13/08) 

 Kunjungan ini menandai langkah penting dalam upaya penyelarasan kebijakan dan operasional antara pengelola pelabuhan dan otoritas kepabeanan di wilayah tersebut.

Kedatangan Kepala Bea Cukai Tembilahan disambut langsung oleh jajaran manajemen Pelindo Regional 1 Tembilahan. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan protokoler, melainkan sebuah momentum berharga untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi pemerintah dan BUMN. Fokus utama dari dialog yang berlangsung adalah bagaimana kedua belah pihak dapat bekerja sama lebih erat untuk mendukung kelancaran arus barang dan jasa di pelabuhan.

Dalam sambutannya, General Manager Pelindo Regional 1 Tembilahan, Riky Armadi, ST, M.Sc., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Kepala Bea Cukai Tembilahan. Riky menekankan bahwa kolaborasi yang solid antara Pelindo dan Bea Cukai merupakan kunci utama dalam menciptakan ekosistem logistik yang efisien. "Kami sangat menyambut baik inisiatif Bapak Eko untuk berkunjung ke sini. Ini menunjukkan keseriusan kita bersama dalam memastikan bahwa rantai pasok di Tembilahan berjalan tanpa hambatan," ujar Riky.

Riky Armadi menjelaskan bahwa tantangan di sektor kepelabuhanan saat ini menuntut kecepatan dan akurasi data serta proses administrasi. Oleh karena itu, sinergi dengan Bea Cukai menjadi sangat krusial. Ia menyatakan bahwa Pelindo siap untuk terus beradaptasi dan mengintegrasikan sistem operasionalnya dengan prosedur kepabeanan guna meminimalisir waktu tunggu kapal dan bongkar muat barang.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan, mengapresiasi keterbukaan dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh manajemen Pelindo Regional 1 Tembilahan. Eko menegaskan bahwa peran Bea Cukai tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai fasilitator perdagangan. Ia berharap melalui pertemuan ini, berbagai kendala teknis yang mungkin dihadapi oleh pengguna jasa pelabuhan dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara bersama-sama.

Eko juga menyoroti pentingnya komunikasi yang intensif antara petugas lapangan dari kedua instansi. Menurutnya, pemahaman yang sama terhadap regulasi terbaru dan prosedur operasional standar akan sangat membantu dalam meningkatkan kepatuhan serta mempercepat proses clearance barang. "Kolaborasi ini harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan agar dampak positifnya benar-benar dirasakan oleh para eksportir, importir, dan masyarakat umum," tambah Eko.

Melalui kolaborasi dan komunikasi yang baik ini, Pelindo berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya layanan kepelabuhanan yang aman, lancar, efektif, dan optimal. Kedua instansi sepakat untuk membentuk forum koordinasi rutin guna memantau perkembangan kinerja pelabuhan dan menyelesaikan isu-isu strategis secara cepat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pelabuhan Tembilahan di mata para pemangku kepentingan nasional maupun internasional.

Riky Armadi menegaskan bahwa Pelindo Regional 1 Tembilahan akan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik. Dengan dukungan penuh dari mitra strategis seperti Bea Cukai, Pelindo yakin dapat mewujudkan visi menjadi penggerak utama ekonomi maritim di wilayah Riau. Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa harmonisasi antarinstansi adalah fondasi kuat bagi kemajuan sektor logistik dan perdagangan di Indonesia.