Polres Bengkalis Selamatkan 279 Ribu Jiwa dari Usai Tangkap Kurir Sabu 28,96 Kg, Ekstasi dan Pot Getar

Polres Bengkalis Selamatkan 279 Ribu Jiwa dari Usai Tangkap Kurir Sabu 28,96 Kg, Ekstasi dan Pot Getar
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar (tengah) saat menggelar konferensi pers

BENGKALIS – Jajaran Polres Bengkalis menangkap kurir narkoba dan menyita puluhan bungkus besar berisi 30,66 kilogram sabu (berat bersih 28,96 kg), tangkapan raksasa 122.629 butir pil ekstasi, hingga 394 cartridge obat keras jenis Etomidate.

Pil ekstasi yang disita hadir dalam variasi logo warna-warni yang sangat beragam untuk mengelabuhi petugas, mulai dari cap Minion (30.918 butir), Heineken (25.031 butir), TikTok (24.892 butir), Transformers, Rolls Royce, hingga Logo Gorila.


 

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan operasi penindakan narkoba skala besar yang dilakukan jajaran Polres Bengkalis ini tercatat berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara mencapai Rp80,7 miliar. 

"Tak hanya nilai materiil yang fantastis, tindakan cepat aparat penegak hukum ini secara nyata telah membentengi dan menyelamatkan sebanyak 279.893 jiwa anak bangsa dari bahaya jeratan narkotika," ujar Fahrian Jumat (14/8/2026).

Kini, keempat tersangka beserta seluruh barang bukti telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Bengkalis untuk proses penyidikan intensif. Pihak kepolisian menegaskan tidak akan berhenti sampai di sini dan berjanji akan terus memburu sosok otak utama di balik jaringan ini guna memastikan Bengkalis bersih dari jalur masuk narkoba internasional


 

Fahrian menceritakan proses penangkapan di lokasi. Awalnya suasana tenang di pesisir Desa Selat Baru mendadak tegang ketika raungan mesin dan derit ban mobil memecah keheningan. 

Aksi kejar-kejaran bak adegan film aksi tak terelakkan saat tim gabungan Polsek Bantan dan Satresnarkoba Polres Bengkalis membuntut rapat sebuah Toyota Yaris putih yang dicurigai membawa pasokan barang haram skala besar dari jaringan internasional.

"Pengepungan taktis yang dilakukan petugas akhirnya membuahkan hasil manis di Jalan Soekarno Hatta. Mobil target berhasil dikunci dan dihentikan paksa, membuat dua pria berinisial M dan HI yang bertindak sebagai kurir tak berkutik saat moncong senjata dan personel gabungan mengepung rapat kendaraan mereka," jelas Fahrian.


 

Ketegangan kian memuncak ketika penggeledahan mendalam mulai menyisir setiap sudut dalam kendaraan tersebut. Hasilnya sungguh mengejutkan; petugas menemukan puluhan bungkus besar berisi 30,66 kilogram sabu (berat bersih 28,96 kg), tangkapan raksasa 122.629 butir pil ekstasi, hingga 394 cartridge obat keras jenis Etomidate.

Pil ekstasi yang disita hadir dalam variasi logo warna-warni yang sangat beragam untuk mengelabuhi petugas, mulai dari cap Minion (30.918 butir), Heineken (25.031 butir), TikTok (24.892 butir), Transformers, Rolls Royce, hingga Logo Gorila.

Fahrian mengatakan pasokan raksasa bernilai puluhan miliar ini dipersiapkan untuk merusak pasar domestik. Tak memberi ruang bernapas bagi jaringan ini, tim langsung meluncurkan pengembangan kilat dari nyanyian kedua kurir. 

"Hanya berselang beberapa jam, pergerakan berlanjut ke Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis di mana dua tersangka tambahan berinisial UA dan TP berhasil disergap di tengah sengitnya antrean sepeda motor," terang Fahrian.

Keberhasilan penangkapan dramatis ini merupakan buah manis dari sinergi erat antara Polsek Bantan, Satresnarkoba Polres Bengkalis, dan Bea Cukai Bengkalis, yang dipicu oleh keberanian warga dalam melaporkan pergerakan mencurigakan di wilayah mereka. 

"Kepedulian masyarakat menjadi kunci utama terbukanya tabir penyelundupan barang haram ini," pungkas Fahrian.