Danlanud Rsn Pantau Langsung Karhutla di Riau dari Udara

Danlanud Rsn Pantau Langsung Karhutla di Riau dari Udara

PEKANBARU - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin Danlanud Rsn) Marsma Abdul Haris. Dari pantauan menggunakan helikopter patroli milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut terpantau sejumlah titik lahan yang terbakar. 

Dari kawasan yang tampak sudah sedang terbakar asap tampak pekat besumber dari areal lahan terbakar. Namun tak dirincikan dimana titik Karhutla yang terlihat cukup luas itu. Patroli udara tersebut turut didampingi Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Rsn Kolonel Pnb Andri Setiawan.


 

"Satgas Udara terus melaksanakan pemantauan dan penanganan Karhutla, salah satunya melalui operasi udara ini yang kita laksanakan kemarin. Dari pamantauan ini untuk memastikan tindakan penanggulangan yang dilakukan melalui tim Sathas udara," kata Danlanud, Sabtu (15/8/26). 

Danlanud memastikan upaya penanggulangan pemadaman terus dilakukan menggunakan helikopter water bombing. Kemudian ada juga dilakukan melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. 

"Semua kita kerahkan, mulai patroli udara, WB dan OMC," ungkap Danlanud. 


 

Ada pun patroli udara tersebut dilakukan  di wilayah Kandis Kabupaten Siak, Pematang Duku Kabupaten Bengkalis, Bonai Darussalam Rambah Baru, Cipang Kiri Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, serta wilayah Empat Balai, Kuok sejumlah kawasan di Kabupaten Kampar.

Sebelum melaksanakan patroli, seluruh unsur yang terlibat terlebih dahulu mengikuti briefing penerbangan guna memastikan kesiapan personel, kondisi pesawat, rute penerbangan, aspek keselamatan, serta koordinasi selama pelaksanaan patroli.

Marsma Abdul Haris yang juga Komandan Satuan Tugas Udara (Dansatgasud) Karhutla, menegaskan bahwa TNI AU akan terus berada dalam kondisi siaga dan bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Riau.

“Kehadiran unsur TNI AU dalam patroli udara menjadi bagian penting dari upaya terpadu penanggulangan Karhutla. Selain melakukan pemantauan, unsur udara juga berperan dalam mendukung respons cepat terhadap titik api, sehingga potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas," papar Danland.