Pastikan Pelayaran Aman, Marine Inspector KSOP Tembilahan Periksa Kapal SB Reni Fadhila 07

Pastikan Pelayaran Aman, Marine Inspector KSOP Tembilahan Periksa Kapal SB Reni Fadhila 07

TEMBILAHAN — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan terus memperkuat pengawasan terhadap keselamatan pelayaran. Salah satunya melalui kegiatan pemeriksaan kapal yang dilakukan Marine Inspector terhadap kapal SB Reni Fadhila 07, sebelum kapal melaksanakan kegiatan pelayaran.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi kapal memenuhi persyaratan keselamatan dan kelaiklautan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kapal, perlengkapan keselamatan, serta berbagai aspek pendukung pelayaran berada dalam kondisi yang memenuhi standar.

Kegiatan pengawasan ini sekaligus menunjukkan keseriusan KSOP Kelas IV Tembilahan dalam mencegah potensi terjadinya kecelakaan di perairan. Setiap kapal yang akan berlayar harus dipastikan telah memenuhi ketentuan keselamatan, sehingga risiko yang dapat membahayakan awak kapal, penumpang, muatan maupun pengguna jasa transportasi laut dapat diminimalkan.

Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, menegaskan bahwa aspek keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan pelayaran. Menurutnya, pemeriksaan kapal bukan sekadar menjalankan prosedur administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya nyata untuk memastikan kapal benar-benar laik dan aman sebelum berlayar.

“Keselamatan pelayaran adalah prioritas yang tidak dapat ditawar. Setiap kapal harus memenuhi persyaratan keselamatan dan kelaiklautan sebelum melaksanakan pelayaran. Pengawasan dan pemeriksaan kami lakukan untuk memastikan seluruh ketentuan tersebut benar-benar dipenuhi,” jelas Feriland Saragih.

Ia menambahkan, Marine Inspector KSOP Kelas IV Tembilahan akan terus melaksanakan pengawasan secara konsisten terhadap kapal-kapal yang beroperasi di wilayah kerja KSOP Kelas IV Tembilahan. Langkah tersebut diharapkan dapat membangun budaya keselamatan sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas transportasi laut.

Feriland juga mengingatkan seluruh pemilik, operator dan awak kapal agar tidak mengabaikan ketentuan keselamatan. Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi harus menjadi budaya dalam setiap pelayaran, bukan hanya dilakukan ketika pemeriksaan berlangsung. “Zero compromise for safety. Jangan membengkokkan aturan ketika menyangkut keselamatan,” tegasnya.

Melalui pemeriksaan terhadap SB Reni Fadhila 07, KSOP Kelas IV Tembilahan kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pelayaran yang aman, selamat, tertib dan sesuai ketentuan. Prinsip “Zero Compromise for Safety, Do Not Bend the Rules” menjadi pengingat bahwa keselamatan pelayaran harus ditempatkan sebagai tanggung jawab bersama dan menjadi landasan utama dalam setiap aktivitas transportasi laut.