Tembilahan, 4 September 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan kembali memperkuat komitmen dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Pemasyarakatan. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (4/9) mulai pukul 09.30 WIB tersebut dilaksanakan di Klinik Pratama Lapas Tembilahan sebagai langkah deteksi dini sekaligus meningkatkan pengawasan di lingkungan pemasyarakatan.
Sebanyak 10 sampel urine diperiksa, terdiri dari 5 WBP dan 5 petugas. Pemeriksaan menggunakan alat tes urine sesuai prosedur yang berlaku dengan tetap memperhatikan aspek ketertiban, keamanan, privasi, serta integritas proses pemeriksaan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan seluruh sampel negatif terhadap parameter narkotika yang diperiksa. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan, Wahyu Prasetyo, menegaskan bahwa tes urine merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bebas dari narkotika. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Lapas Tembilahan dalam melakukan pencegahan secara berkelanjutan, baik terhadap WBP maupun petugas, sehingga pelaksanaan pembinaan dapat berjalan dengan baik dan mendukung terwujudnya Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.