Rapimprov Kadin Riau 2026 Dorong UMKM Naik Kelas di Tengah Gejolak Ekonomi

Rapimprov Kadin Riau 2026 Dorong UMKM Naik Kelas di Tengah Gejolak Ekonomi

PEKANBARU – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Riau 2026 di Grand Elite Hotel, Jalan Riau, Kota Pekanbaru, Kamis, 24 September 2026. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kadin ke-58 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Rapimprov Kadin Riau 2026 mengusung tema “Ekonomi Kerakyatan Untuk Indonesia Mendunia. UMKM Naik Kelas Ekonomi Berkualitas.” Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pengurus Kadin Provinsi Riau, perwakilan sebelas kabupaten/kota se-Riau, serta peserta, peninjau dan undangan lainnya.

Ketua Pelaksana Rapimprov Kadin Riau 2026, Rudi Alfian Umar, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 undangan di luar jajaran pengurus Kadin Riau. Rudi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Rapimprov dan HUT Kadin ke-58.

Sebelum menyampaikan laporan, Rudi menyampaikan kabar duka atas berpulangnya H. Fran Rizal, Wakil Ketua Umum Kadin Riau, pada Rabu, 23 September 2026, sehari sebelum pelaksanaan Rapimprov. Rudi mengajak seluruh peserta untuk mendoakan almarhum.

Rudi mengatakan kehadiran seluruh pengurus Kadin Provinsi Riau dan perwakilan delapan kabupaten/kota menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Rapimprov 2026. Rudi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor yang ikut mendukung kegiatan tersebut.

Kadin Dorong Dunia Usaha Berperan dalam Ekonomi Riau

Ketua Umum Kadin Riau, Masuri, SH, dalam sambutannya kembali menyampaikan doa untuk dua pengurus Kadin Riau yang telah berpulang, yakni Wakil Ketua Umum Kadin Riau H. Fran Rizal dan H. Nasir Nurdin/Nasir Day.

Masuri juga menyampaikan selamat datang kepada perwakilan Plt Gubernur Riau, yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Ir. H. M. Taufiq Oesman Hamid, MT, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para kepala daerah yang hadir.

Menurut Masuri, pembangunan kesejahteraan masyarakat tidak dapat hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, Kadin Riau menempatkan dunia usaha sebagai salah satu unsur yang perlu terlibat dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kesejahteraan masyarakat tidak bisa semata-mata berharap dari APBD, untuk itulah Kadin hadir di tengah dunia usaha dan masyarakat,” kata Masuri.

Masuri juga menyampaikan pesan Ketua Umum Kadin Indonesia agar semangat kewirausahaan terus dikembangkan hingga ke berbagai daerah. Menurutnya, penguatan pelaku usaha dan UMKM menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi yang melibatkan masyarakat secara lebih luas.

Masuri menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini menghadapi gejolak sehingga Kadin tidak dapat bekerja sendiri. Keterlibatan pemerintah, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan dinilai diperlukan untuk menghadapi kondisi tersebut.

“Hari ini ekonomi Indonesia tidak baik-baik saja. Ekonomi sedang dalam gejolak. Kadin tidak bisa sendiri, butuh keterlibatan semua,” ujar Masuri.

Rapimprov Kadin Riau 2026 selanjutnya menjadi forum bagi jajaran Kadin di Riau untuk membahas arah organisasi dan peran dunia usaha dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Isu pertumbuhan ekonomi Riau dan pengangguran di Riau turut menjadi bagian dari konteks yang disampaikan dalam agenda tersebut.

Kadin Institute Disiapkan untuk Pelatihan Bersertifikasi

Dalam kesempatan tersebut, Masuri mengungkapkan Kadin Riau telah menyiapkan Kadin Institute, sebuah yayasan yang diarahkan untuk menampung kebutuhan pelatihan keterampilan bersertifikasi.

Program tersebut diprioritaskan bagi anak-anak Riau. Masuri menegaskan prioritas tersebut bukan berarti Kadin Riau menutup diri dari masyarakat luar, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dengan dunia usaha.

“Kadin Riau sudah menyiapkan sebuah yayasan yaitu Kadin Institute, untuk menampung permintaan pelatihan skill bersertifikasi. Ini diprioritaskan untuk anak-anak Riau, bukan berarti kita anti orang luar,” ujar Masuri.

Menurut Masuri, Kadin Institute diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan keterampilan yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia usaha. Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Riau.

Launching Kadin Institute

Rapimprov Kadin Riau 2026 juga menjadi momentum peluncuran Yayasan Institusi Kadin Riau/Kadin Institute. Peluncuran dilakukan oleh Ketua Umum Kadin Riau Masuri, SH bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Riau.

Melalui tema “Ekonomi Kerakyatan Untuk Indonesia Mendunia. UMKM Naik Kelas Ekonomi Berkualitas,” Kadin Riau menempatkan penguatan UMKM, pengembangan keterampilan dan keterlibatan dunia usaha sebagai bagian dari agenda Rapimprov 2026.