Pelindo Tembilahan dan Kejari Indragiri Hilir Resmikan Posko Pelabuhan, GM Riky Armadi: Wujud Pelabuhan Aman dan Berintegritas

Pelindo Tembilahan dan Kejari Indragiri Hilir Resmikan Posko Pelabuhan, GM Riky Armadi: Wujud Pelabuhan Aman dan Berintegritas

Tembilahan – Pelindo Tembilahan bersama Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir melaksanakan peresmian Posko Pelabuhan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir di kawasan Pelabuhan Pelindo Tembilahan. Peresmian ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran aktivitas kepelabuhanan sekaligus menghadirkan rasa aman melalui pendampingan dan penegakan hukum yang humanis. Kegiatan tersebut menegaskan komitmen sinergi antara pengelola pelabuhan dan aparat penegak hukum dalam menjaga pintu gerbang laut Indragiri Hilir.

General Manager Pelindo Tembilahan, Riky Armadi, ST., M.Sc., menyatakan bahwa kehadiran posko tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap operasional pelabuhan yang aman, tertib, dan berintegritas. Menurutnya, pelabuhan memiliki peran vital sebagai simpul transportasi dan logistik yang menopang perekonomian daerah. “Posko ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk komitmen kami memastikan aktivitas kepelabuhanan berjalan lancar, aman, dan berintegritas,” ujar Riky Armadi.

Riky Armadi menjelaskan, Posko Pelabuhan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir akan menjadi ruang koordinasi dan pendampingan hukum bagi para pemangku kepentingan di Pelabuhan Pelindo Tembilahan. Dengan adanya posko ini, setiap potensi permasalahan yang berkaitan dengan kepelabuhanan dapat terdeteksi dan ditangani secara cepat, tepat, dan terukur. Ia menilai sinergi ini penting agar tidak ada hambatan berarti dalam arus barang, penumpang, maupun kapal.

Lebih lanjut, General Manager Riky Armadi menuturkan bahwa Pelindo Tembilahan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pelabuhan. Dukungan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir diharapkan memperkuat aspek legalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap proses bisnis kepelabuhanan. “Kami ingin Pelabuhan Tembilahan menjadi pelabuhan yang tidak hanya efisien, tetapi juga bersih dan dipercaya oleh pengguna jasa,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, pendekatan humanis menjadi salah satu penekanan utama. Riky Armadi menyampaikan bahwa penegakan hukum tetap dijalankan, namun dengan mengedepankan edukasi, pencegahan, dan pendampingan kepada masyarakat serta pelaku usaha. “Pendekatan humanis menjadi kunci. Penegakan hukum tetap berjalan, tetapi mengutamakan pembinaan agar tercipta kepatuhan yang sadar, bukan karena tekanan,” tuturnya.

Dengan adanya posko tersebut, aktivitas bongkar muat, distribusi logistik, dan layanan penumpang di Pelabuhan Pelindo Tembilahan diharapkan semakin lancar. Posko juga dapat menjadi kanal konsultasi hukum bagi operator, agen, dan pengguna jasa pelabuhan. Hal ini dinilai mampu menekan potensi pelanggaran serta mempercepat penyelesaian persoalan yang muncul di lapangan.

Riky Armadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya peresmian ini, termasuk jajaran Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir dan para pemangku kepentingan pelabuhan. Ia berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan ditingkatkan. Menurutnya, kolaborasi lintas institusi adalah kunci menjaga keamanan, ketertiban, dan kemajuan ekonomi daerah.

Ke depan, Pelindo Tembilahan berkomitmen menjadikan pelabuhan sebagai kawasan yang aman, berintegritas, dan berdaya saing. Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan daerah. “Mari bersama-sama kita jaga keamanan, ketertiban, dan kemajuan ekonomi daerah dari pintu gerbang laut Indragiri Hilir,” pungkas Riky Armadi.