Inovasi AI Kampar Dilirik Komdigi RI sebagai Solusi Pengawasan Situs Pemerintah

Kamis, 04 Desember 2025 | 07:26:40 WIB

KAMPAR -  Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kampar mempresentasikan sebuah inovasi pengawasan situs berbasis kecerdasan buatan pada Rapat Koordinasi Nasional yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Rabu (3/12/2025).

Melalui forum yang berlangsung secara hybrid tersebut, Kampar memperkenalkan sistem web crawling otomatis yang dapat memetakan dan mendeteksi konten berisiko di halaman-halaman pemerintah.

Gagasan ini lahir dari meningkatnya serangan digital berupa penyisipan konten seperti judi online, obat aborsi ilegal, phishing, dan indikator peretasan yang belakangan menyasar domain go.id dan desa.id.

Komdigi RI mencatat lebih dari 6.000 URL situs pemerintah terkontaminasi hingga November 2025. Kondisi ini menuntut daerah untuk bergerak cepat menghadirkan perangkat pengawasan yang lebih canggih.

Diskominfo Kampar merespons situasi tersebut dengan mengembangkan teknologi web crawling berbasis AI yang mampu bekerja secara otomatis, berkala, dan real-time.

Sistem ini dibangun bersama mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Intan Nurzari dan David Ibnu Haris, dengan bimbingan akademisi sekaligus narasumber rakor, Benny Putra.

Kolaborasi ini menghadirkan mekanisme pemindaian konten yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan analisis bahasa alami untuk mengidentifikasi pola atau frasa yang mengarah pada konten berbahaya.

Benny menjelaskan bahwa inovasi tersebut diharapkan menggantikan pola pemeriksaan manual yang selama ini menyita waktu dan sumber daya.

“Dengan sistem pemantauan otomatis, proses deteksi dapat berlangsung lebih cepat, lebih akurat, dan dapat memberi peringatan dini sebelum kerusakan lebih besar terjadi,” terangnya dalam sesi pemaparan.

Terobosan Diskominfo Kampar ini mendapat respons positif dari Direktorat Jenderal Komdigi RI. Dalam forum, disebutkan bahwa teknologi tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi model nasional yang dapat diadopsi daerah lain.

Diskominfo Kampar menilai inovasi ini dapat menjadi fondasi awal penerapan AI di sektor keamanan digital daerah.

"Selain memperkuat ketahanan siber pemerintah, kehadiran teknologi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi mampu mendorong percepatan transformasi digital nasional," tandasnya.

Dengan dukungan Komdigi RI, Diskominfo Kampar berkomitmen terus menyempurnakan teknologi tersebut agar kelak mampu menjadi sistem pemantauan terpadu bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Terkini