Bunga Kecil dari Rawa untuk Negeri yang Terluka

Senin, 12 Januari 2026 | 17:58:06 WIB

Jakarta - Pada Ahad, 10 Januari 2025 pemuda Rawa bunga yang merupakan paguyuban dari pemuda-pemudi rawa bunga melakukan penyaluran donasi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Bantuan ini adalah wujud kepedulian yang tidak terbantahkan bahwa masyarakat Rawa Bunga adalah bagian yang tidak terpisahkan dari penderitaan yang dirasakan masyarakat yang ada di Sumatera dan sebuah sikap bahwa masyarakat di Sumatera tidak akan ditinggalkan dalam kondisi apapun.

Donasi ini diinisiasikan oleh pemuda rawa bunga dengan masyarakat rawa bunga yang turut mengambil peran menyumbangkan harta benda mereka. Pemilihan Muhammadiyah sebagai pihak yang akan meneruskan donasi tidak terlepas dari organisasi muhammadiyah sendiri yang memang sudah sangat jelas prestisnya sebagai lembaga terdepan dalam pengelolaan dan pengelolaan bantuan kemanusiaan yang profesional, transparan, dan menjangkau langsung masyarakat terdampak. Dalam narasi ini, Muhammadiyah dimaknai sebagai Sang Surya cahaya yang dipercaya mampu menyalurkan kehangatan dan harapan, agar bunga-bunga kecil dari Rawa Bunga dapat sampai dan bermakna bagi saudara-saudara di Sumatera.

Bagi pemuda Rawa Bunga, donasi ini bukan semata soal jumlah, melainkan tentang amanah dan keberpihakan. Seperti bunga yang tumbuh di rawa sederhana, sering luput dari perhatian, namun tetap berusaha mekar demikian pula kepedulian yang lahir dari ruang-ruang kecil masyarakat. Ketika bunga itu dititipkan kepada Sang Surya, harapannya sederhana: agar cahaya kepedulian dapat menyebar lebih luas, lebih tepat sasaran, dan memberi daya pulih bagi negeri yang sedang terluka.

Penyaluran donasi ini juga menjadi penegas bahwa solidaritas tidak mengenal jarak geografis. Rawa Bunga dan Sumatera dipersatukan oleh rasa kemanusiaan yang sama. Di tengah bencana, sekat wilayah melebur, digantikan oleh kesadaran bahwa penderitaan satu adalah duka bersama. Melalui Muhammadiyah, pemuda Rawa Bunga memilih jalan keberlanjutan bahwa bantuan tidak berhenti pada empati sesaat, tetapi bergerak sebagai ikhtiar yang tertata dan berjangka.

Akhirnya, bunga kecil dari rawa itu mungkin tak mengubah segalanya, tetapi ia menjadi tanda: bahwa di tengah luka negeri, selalu ada tangan-tangan yang memilih untuk berbagi. Dan selama bunga-bunga itu terus menghadap Surya, harapan akan selalu menemukan jalannya.

Terkini