KSOP Kelas IV Tembilahan Amankan Kedatangan Kapal Penumpang Saat Arus Mudik Lebaran

Ahad, 15 Maret 2026 | 18:53:15 WIB

Tembilahan - Kegiatan pengamanan kedatangan kapal penumpang terus dilakukan oleh KSOP Kelas IV Tembilahan di Pelabuhan Pelindo Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu (15/3/2026). Pengamanan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik menjelang **Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 serta menjadi bagian dari Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 guna memastikan aktivitas pelabuhan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi, di antaranya Polri, TNI AL, Satpol PP, Basarnas, Pelindo, Kesehatan Pelabuhan, PUPR, serta petugas dari KSOP Kelas IV Tembilahan. Para petugas ditempatkan di sejumlah titik strategis pelabuhan untuk melakukan pengawasan, pengamanan, dan pelayanan kepada para penumpang yang tiba.

Pada hari tersebut tercatat lima kapal penumpang sandar di Pelabuhan Pelindo Tembilahan dengan rute dari wilayah Kepulauan Riau menuju Indragiri Hilir. Kapal pertama yang tiba adalah SB Terajoan pada pukul 12.49 WIB dengan membawa 74 penumpang dewasa dari kapasitas 75 orang serta 4 kru kapal.

Selanjutnya, kapal SB Evelyn Calisca tiba pada pukul 12.52 WIB dari rute Batam – Sungai Guntung – Tembilahan dengan membawa 72 penumpang dewasa dan 5 kru. Kemudian pada pukul 13.44 WIB, kapal SB Rahmat Jaya juga sandar dengan membawa 68 penumpang dewasa serta 5 kru kapal.
Kedatangan kapal berikutnya yakni SB Kurnia Doan Na Reso pada pukul 14.30 WIB dari rute Tanjung Balai Karimun – Sungai Guntung – Tembilahan dengan membawa 55 penumpang yang terdiri dari 49 orang dewasa dan 6 anak-anak serta 4 kru kapal. Sementara itu kapal terakhir, SB Reni Fhadila 08, tiba pada pukul 15.18 WIB dengan membawa 99 penumpang yang terdiri dari 89 orang dewasa dan 10 anak-anak serta 6 kru kapal.

Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas kedatangan dan keberangkatan kapal selama masa arus mudik Lebaran. Menurutnya, pengamanan ini bertujuan memastikan seluruh proses pelayanan penumpang di pelabuhan berjalan sesuai standar keselamatan pelayaran.

Ia menjelaskan bahwa KSOP juga melakukan koordinasi intensif dengan seluruh instansi yang terlibat agar pengamanan pelabuhan berjalan optimal. Selain pengawasan terhadap kapal dan penumpang, petugas juga memastikan fasilitas pelabuhan serta prosedur keselamatan dipatuhi oleh seluruh operator kapal.

Feriland Saragih juga mengimbau kepada para penumpang agar selalu mematuhi aturan keselamatan selama berada di pelabuhan maupun saat menggunakan transportasi laut. Dengan sinergi semua pihak dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Terkini