Kenali Blind Spot, Selamatkan Nyawa: Pelindo Tembilahan Tegaskan Budaya Safety Tanpa Kompromi”

Kamis, 09 April 2026 | 08:31:24 WIB

Tembilahan - PT Pelindo terus memperkuat komitmennya terhadap keselamatan kerja melalui berbagai imbauan dan edukasi di area operasional. Salah satu fokus utama adalah pemahaman mengenai blind spot dan safe zone di sekitar alat berat, yang dinilai krusial untuk mencegah kecelakaan kerja. Pesan “Kenali Batasmu, Lindungi Nyawamu” menjadi kampanye utama yang digaungkan kepada seluruh pekerja dan mitra kerja di lingkungan pelabuhan.

Dalam kegiatan operasional sehari-hari, alat berat seperti crane, forklift, dan kendaraan logistik memiliki keterbatasan pandangan operator. Area yang tidak terlihat ini dikenal sebagai blind spot atau area merah, yang menjadi titik paling rawan terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, seluruh pekerja diimbau untuk tidak berada di area tersebut dalam kondisi apa pun.

Sebaliknya, pekerja diminta untuk selalu berada di safe zone atau area hijau, yaitu posisi yang dapat terlihat jelas oleh operator. Selain itu, penting bagi pekerja untuk melakukan kontak mata dengan operator sebelum mendekat ke alat berat. Langkah sederhana ini dinilai mampu mengurangi risiko miskomunikasi yang berpotensi fatal..

General Manager PT Pelindo Regional 1 Tembilahan, Riky Armadi, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga seluruh individu yang terlibat dalam operasional. Menurutnya, kesadaran dan disiplin pekerja dalam mematuhi prosedur keselamatan menjadi faktor utama dalam mencegah kecelakaan.

Riky Armadi menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin melakukan sosialisasi dan pelatihan terkait keselamatan kerja, termasuk pemahaman blind spot dan safe zone. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan pekerja terhadap potensi bahaya yang sering kali diabaikan dalam aktivitas sehari-hari.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kecelakaan kerja sering terjadi bukan karena kurangnya alat keselamatan, melainkan karena kelalaian dalam mematuhi aturan. Oleh sebab itu, Pelindo terus mendorong budaya keselamatan sebagai bagian dari kebiasaan kerja yang tidak bisa ditawar.

Selain edukasi, Pelindo juga menerapkan berbagai standar operasional prosedur (SOP) ketat di area kerja. Penggunaan alat pelindung diri (APD), pemasangan rambu-rambu keselamatan, hingga pengawasan ketat menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terkendali.

Melalui kampanye keselamatan ini, Pelindo berharap seluruh pekerja dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga diri dan rekan kerja. “Tujuan utama kita adalah memastikan setiap pekerja bisa pulang ke rumah dengan selamat setiap hari,” tutup Riky Armadi, menegaskan komitmen perusahaan terhadap keselamatan sebagai prioritas utama.

Terkini