Babinsa Sungai Intan Tegaskan Sikap Perang Melawan Narkoba Melalui Komsos Bersama Pemuda dan Warga

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:11:35 WIB

Tembilahan Hulu – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil jajaran Kodim 0314/Inhil, Sertu Suherman, secara aktif melaksanakan pendekatan persuasif kepada masyarakat di wilayah binaannya. Pada hari Sabtu, 9 Mei 2026, Babinsa Desa Sungai Intan ini menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang bertempat di Parit Karya Makmur, Desa Sungai Intan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran TNI di tengah-tengah rakyat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan.

Fokus utama dari kegiatan Komsos kali ini adalah penyampaian pesan keras terkait bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Sertu Suherman menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga merupakan kewajiban moral bagi setiap elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda dan warga biasa. Melalui dialog interaktif, Babinsa membangun kesadaran kolektif bahwa narkoba adalah musuh bersama yang dapat menghancurkan masa depan generasi bangsa.

Dalam sambutannya, Sertu Suherman menegaskan sikap tegas Babinsa dan Kodim 0314/Inhil yang tidak akan mentolerir adanya peredaran gelap narkoba di wilayah Desa Sungai Intan. Ia menyampaikan bahwa desa harus menjadi benteng pertahanan terakhir yang steril dari pengaruh zat adiktif tersebut. Pernyataan ini disampaikan dengan lantang untuk memberikan efek jera bagi siapa saja yang berniat menjadi pengedar, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang ingin hidup bersih dan sehat.

Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh pemuda dan perwakilan warga ini berlangsung dalam suasana yang hangat namun serius. Para peserta diajak untuk memahami dampak destruktif narkoba, mulai dari kerusakan kesehatan fisik, gangguan mental, hingga keterpurukan sosial dan ekonomi keluarga. Babinsa menjelaskan bahwa satu orang yang terpapar narkoba dapat menyeret seluruh lingkaran sosialnya ke dalam jurang kerugian, sehingga pencegahan dini sangatlah krusial.

Tokoh pemuda yang hadir dalam acara tersebut merespons positif ajakan Babinsa untuk bersatu padu menolak narkoba. Mereka berkomitmen untuk menjadi agen perubahan di kalangan sebaya, saling mengingatkan, dan melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berindikasi pada peredaran narkoba. Sinergi antara Babinsa, tokoh pemuda, dan warga ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengawasan lingkungan yang efektif dan berkelanjutan di Parit Karya Makmur.

Sertu Suherman juga menggarisbawahi pentingnya peran serta keluarga dalam mendeteksi gejala awal penyalahgunaan narkoba pada anggota keluarganya. Ia mengimbau agar para orang tua lebih peka terhadap perubahan perilaku anak-anak mereka dan segera melakukan konsultasi atau pelaporan jika menemukan kejanggalan. Dengan memperkuat ketahanan keluarga, maka rantai pasok dan permintaan narkoba di tingkat akar rumput dapat diputus secara signifikan.

Selain sebagai media edukasi, kegiatan Komsos ini juga berfungsi untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Pendekatan humanis yang dilakukan oleh Babinsa Desa Sungai Intan ini terbukti efektif dalam membuka ruang diskusi dua arah, di mana warga merasa nyaman untuk menyampaikan keluh kesah dan aspirasi mereka terkait kondisi keamanan desa. Hal ini sejalan dengan tugas pokok Babinsa dalam membina potensi wilayah menjadi kekuatan pertahanan negara yang tangguh.

Kegiatan Komsos di Parit Karya Makmur tersebut berakhir dengan lancar dan kondusif, tanpa adanya hambatan berarti. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti komitmen Babinsa Sertu Suherman dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial. Dengan semangat "Lawan Narkoba", warga Desa Sungai Intan kini semakin bulat tekadnya untuk menjaga lingkungan mereka tetap bersih, aman, dan bebas dari ancaman narkoba demi terciptanya kehidupan masyarakat yang sejahtera dan produktif.

Terkini