Waspada Pelanggaran Batas, Babinsa Koramil 01/Tbh Gelar Patroli Tapal Batas Bersama Warga di Tembilahan Hilir

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:32:04 WIB

Tembilahan – Dalam rangka menjaga keutuhan wilayah dan mencegah terjadinya sengketa lahan atau pelanggaran batas administrasi, Babinsa Koramil 01/Tembilahan Hilir (Tbh) secara rutin melaksanakan kegiatan patroli tapal batas. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari peran aktif TNI dalam mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Pada hari Kamis, tanggal 20 Agustus 2026, situasi di wilayah Koramil 01/Tbh terpantau kondusif namun tetap memerlukan pengawasan ketat. Laporan situasi yang disampaikan kepada Dandim 0314/Inhil menyebutkan bahwa kegiatan pemantauan batas wilayah dilakukan pada pagi hari, tepatnya mulai pukul 10.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB. Rentang waktu satu jam tersebut dimanfaatkan maksimal untuk memastikan tidak ada pergeseran atau kerusakan pada tanda batas yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan patroli dipimpin langsung oleh Sertu Anton, seorang Babinsa yang dikenal dekat dengan masyarakat di Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan. Kehadiran Babinsa di lapangan bukan hanya sebagai simbol kehadiran negara, tetapi juga sebagai mitra dialog bagi warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan, termasuk isu sensitif terkait batas wilayah antar-kelurahan atau antar-desa.

Kegiatan patroli ini dilaksanakan dengan pendekatan kolaboratif melalui keterlibatan personil gabungan. Dalam operasi kali ini, TNI menurunkan satu orang personel yaitu Sertu Anton, yang didampingi oleh tiga orang perwakilan masyarakat setempat. Keterlibatan tokoh atau perwakilan masyarakat ini sangat strategis untuk membangun rasa memiliki bersama terhadap aset wilayah dan meminimalisir potensi konflik horizontal di masa depan.

Lokasi patroli difokuskan pada titik-titik krusial di wilayah Kelurahan Tembilahan Hilir. Koordinat spesifik yang menjadi titik pantau utama berada pada posisi 0°14,30'39" Lintang Utara dan 103°26'34,33" Bujur Timur. Penentuan koordinat yang presisi ini menunjukkan bahwa militer bekerja dengan standar operasional prosedur yang akurat, memastikan bahwa setiap jengkal tanah negara terjaga integritasnya sesuai dengan peta administrasi yang berlaku.

Selama proses patroli berlangsung dari pukul 10.30 hingga 11.30 WIB, tim gabungan melakukan pemeriksaan fisik terhadap patok atau tanda batas alam maupun buatan. Mereka juga berinteraksi dengan warga sekitar yang beraktivitas di area tersebut untuk memberikan sosialisasi tentang pentingnya menghormati garis batas administrasi. Edukasi preventif ini dinilai lebih efektif daripada penanganan setelah konflik terjadi.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0314/Inhil menerima laporan ini sebagai bagian dari evaluasi rutin kinerja jajaran kewilayahan. Dengan adanya laporan terperinci yang mencakup waktu, lokasi, personel, dan kondisi lapangan, komando atas dapat memantau dinamika keamanan di tingkat bawah secara real-time. Hal ini juga memperkuat sinergi antara unsur TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam menjaga kedaulatan wilayah hingga ke tingkat kelurahan.

Koramil 01/Tbh berkomitmen untuk terus mengintensifkan kegiatan serupa di titik-titik rawan lainnya. Melalui patroli tapal batas yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat seperti yang dilakukan Sertu Anton dan tiga warga pendamping, diharapkan tercipta kesadaran kolektif bahwa menjaga batas wilayah adalah tanggung jawab bersama demi terciptanya kerukunan dan ketertiban di Kabupaten Indragiri Hilir.

Terkini