Tembilahan Hulu – Dalam rangka menjaga keutuhan wilayah dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya batas administrasi, Babinsa Koramil 01/Tembilahan Hulu (Tbh), Serda Miskal, melaksanakan kegiatan patroli sekaligus sosialisasi tapal batas. Kegiatan ini berlangsung di wilayah Desa Pekan Kamis, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), pada hari Kamis, 9 September 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.32 Waktu Indonesia Barat (WIB) ini merupakan bagian dari upaya preventif TNI untuk mencegah sengketa lahan atau pemahaman yang keliru mengenai batas wilayah antar-desa. Serda Miskal hadir langsung di lapangan untuk memastikan bahwa marka batas wilayah tetap jelas dan dipahami oleh warga setempat, sehingga potensi konflik horizontal dapat diminimalisir sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, Serda Miskal tidak bekerja sendiri melainkan menggandeng elemen keamanan lainnya serta tokoh masyarakat. Personil gabungan yang dikerahkan terdiri dari satu anggota TNI, satu anggota Polri, serta enam orang perwakilan masyarakat lokal. Kolaborasi ini menunjukkan sinergitas yang kuat antara aparat keamanan dan warga dalam menjaga ketertiban dan kepastian hukum terkait batas wilayah.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah pembinaan tapal batas melalui metode penyuluhan terpadu. Serda Miskal memberikan penjelasan rinci kepada masyarakat mengenai titik-titik koordinat batas desa yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Penyuluhan ini dilakukan dengan bahasa yang mudah dimengerti agar setiap lapisan masyarakat, mulai dari petani hingga pemilik lahan, memahami hak dan kewajiban mereka terkait penggunaan tanah di area perbatasan.
Selain memberikan edukasi teoritis, patroli ini juga melibatkan peninjauan fisik terhadap tanda batas alam maupun buatan yang ada di lapangan. Bersama-sama dengan personil Polri dan warga, Babinsa memeriksa kondisi patok batas atau tanda alami seperti sungai dan pohon besar yang sering dijadikan acuan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tanda-tanda tersebut masih dalam kondisi baik dan belum mengalami pergeseran atau kerusakan.
Partisipasi aktif dari enam orang perwakilan masyarakat dalam patroli ini menjadi nilai tambah yang signifikan. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai objek penyuluhan, tetapi juga sebagai subjek yang terlibat langsung dalam pengawasan. Dengan melibatkan warga secara langsung, diharapkan rasa memiliki terhadap wilayah desa akan semakin tumbuh, sehingga masyarakat akan secara sukarela menjaga dan melaporkan jika terjadi gangguan terhadap tapal batas.
Kegiatan patroli dan sosialisasi yang berakhir sekitar pukul 11.00 WIB ini mendapat respons positif dari warga Desa Pekan Kamis. Masyarakat mengapresiasi langkah proaktif Babinsa Serda Miskal yang turun langsung ke tengah-tengah warga untuk memberikan kejelasan status batas wilayah. Transparansi informasi mengenai batas desa dinilai sangat penting untuk menciptakan harmoni sosial dan keberlangsungan aktivitas pertanian maupun permukiman yang aman.
Melalui kegiatan rutin seperti ini, Koramil 01/Tbh terus berkomitmen untuk memperkuat ketahanan wilayah di tingkat grassroots. Upaya pembinaan tapal batas yang dilakukan oleh Serda Miskal bersama unsur terkait menjadi bukti nyata peran TNI dalam membantu pemerintah daerah menyelesaikan masalah agraria secara damai dan konstitusional. Diharapkan model penyuluhan terpadu ini dapat terus diterapkan di desa-desa lain untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Indragiri Hilir.