Babinsa Sertu Pernando Memaknai Gotong Royong sebagai Nafas Pancasila di Kampung Pancasila

Babinsa Sertu  Pernando Memaknai Gotong Royong sebagai Nafas Pancasila di Kampung Pancasila

Batang  Tuaka - Gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan ruh kehidupan berbangsa yang lahir dari nilai-nilai luhur Pancasila. Di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang, semangat saling membantu dan kebersamaan menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan. Nilai inilah yang terus dihidupkan oleh Babinsa sebagai garda terdepan TNI AD dalam pembinaan teritorial di wilayah.

Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilaksanakan di Kampung Pancasila Desa Sungai Dusun, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Babinsa Koramil 12/Btk, Sertu Pernando Sitompul, menegaskan kembali makna gotong royong sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengajak masyarakat memahami bahwa Pancasila bukan hanya dihafalkan, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Babinsa menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kepedulian sosial, saling tolong-menolong, dan memperkuat solidaritas antarwarga. Gotong royong dipandang sebagai cerminan sila kedua dan ketiga Pancasila, yang menekankan nilai kemanusiaan serta persatuan Indonesia. Dalam konteks desa, nilai ini menjadi perekat utama dalam menjaga keharmonisan.

Lebih dari itu, gotong royong juga menjadi solusi sosial dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat. Dengan kebersamaan, persoalan dapat diselesaikan secara ringan dan penuh kekeluargaan. Babinsa menekankan bahwa sikap individualisme yang berlebihan dapat menggerus nilai luhur bangsa jika tidak diimbangi dengan semangat kebersamaan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai motivator dan teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Melalui pendekatan humanis dan komunikasi yang baik, pesan kebangsaan dapat diterima dengan lebih mudah dan membumi di tengah masyarakat.

Kampung Pancasila sendiri menjadi simbol nyata komitmen bersama dalam menjaga dan mengamalkan ideologi bangsa. Di tempat inilah nilai toleransi, persatuan, dan gotong royong terus dipupuk agar tidak luntur oleh perubahan zaman. Peran Babinsa sangat strategis dalam memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan berkembang.

Kegiatan Komsos yang berlangsung dengan aman dan lancar ini menunjukkan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat. Waktu yang singkat tidak mengurangi makna pesan yang disampaikan, justru memperkuat kesadaran warga akan pentingnya peran masing-masing dalam menjaga nilai Pancasila.

Pada akhirnya, pengamalan Pancasila melalui gotong royong adalah tanggung jawab bersama. Apa yang dilakukan Babinsa Koramil 12/Btk di Desa Sungai Dusun menjadi contoh bahwa menjaga ideologi bangsa dimulai dari hal sederhana, yakni saling peduli, saling membantu, dan hidup rukun dalam kebersamaan.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index