KSOP Kelas IV Tembilahan Gelar Rapat Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Tahun Baru 2026

KSOP Kelas IV Tembilahan Gelar Rapat Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Tahun Baru 2026

Tembilahan - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan melaksanakan Rapat Antisipasi Lonjakan Penumpang dan Evaluasi Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya koordinasi lintas instansi guna memastikan kelancaran, keselamatan, dan keamanan angkutan laut selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Ferilan Saragih, dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan di sektor kepelabuhanan dan transportasi laut. Hadir dalam rapat antara lain Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Tembilahan, General Manager PT Pelindo Regional 1 Cabang Tembilahan, perwakilan PT Easybook Indonesia Cabang Tembilahan, serta para pemilik dan operator kapal penumpang yang beroperasi di wilayah Tembilahan.

Dalam rapat tersebut, KSOP Kelas IV Tembilahan menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan angkutan Natal 2025 yang secara umum berjalan dengan aman dan terkendali. Namun demikian, sejumlah catatan tetap menjadi perhatian, khususnya terkait potensi lonjakan penumpang menjelang puncak arus libur Tahun Baru 2026 serta kepatuhan terhadap standar keselamatan pelayaran.

Feriland Saragih menegaskan bahwa rapat ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarinstansi dan pelaku usaha pelayaran. Menurutnya, kesiapan seluruh unsur sangat penting guna mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang agar tidak terjadi penumpukan di pelabuhan maupun kelebihan muatan kapal. “Keselamatan penumpang adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap operasional kapal penumpang. Pemeriksaan kelaiklautan kapal, kelengkapan dokumen, serta pemenuhan alat keselamatan akan dilakukan secara intensif selama masa angkutan Nataru guna meminimalisir risiko kecelakaan di perairan.

Rapat juga membahas pengaturan jadwal keberangkatan kapal, manajemen arus penumpang di terminal pelabuhan, serta kesiapsiagaan petugas di lapangan. KSOP meminta seluruh operator kapal untuk disiplin mematuhi kapasitas angkut yang telah ditetapkan serta tidak memaksakan pelayaran apabila kondisi cuaca tidak mendukung.

Feriland Saragih turut mengimbau kepada masyarakat pengguna jasa angkutan laut agar selalu mematuhi aturan yang berlaku dan mengikuti arahan petugas pelabuhan. Ia menekankan bahwa keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama antara regulator, operator, dan penumpang.

Dengan dilaksanakannya rapat ini, KSOP Kelas IV Tembilahan berharap seluruh rangkaian angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Koordinasi yang solid antarinstansi diharapkan mampu memberikan pelayanan transportasi laut yang optimal bagi masyarakat selama masa libur akhir tahun.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index