BPS: Hunian Hotel Berbintang di Riau Terus Bergerak Naik

BPS: Hunian Hotel Berbintang di Riau Terus Bergerak Naik
Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Riau.

PEKANBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat adanya perbaikan kinerja sektor perhotelan berbintang pada November 2025. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Riau tercatat sebesar 49,05 persen, atau mengalami kenaikan 0,90 poin dibandingkan Oktober 2025 yang berada di angka 48,15 persen.

Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, mengatakan kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas tamu yang menginap di hotel berbintang, meskipun belum mencapai separuh kapasitas kamar secara optimal.

“Pada November 2025, tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Provinsi Riau tercatat 49,05 persen. Artinya, dari setiap 100 kamar yang tersedia, sekitar 49 hingga 50 kamar terjual setiap malam,” ujar Asep Riyadi, saat rilis berita resmi statistik di Kantor BPS Riau, di Pekanbaru, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, kinerja hotel berbintang juga menunjukkan tren positif. TPK November 2025 naik 1,66 poin dibandingkan November 2024 yang tercatat sebesar 47,39 persen.

Berdasarkan klasifikasi hotel, TPK tertinggi pada November 2025 dialami oleh hotel bintang 4 dengan tingkat hunian mencapai 58,66 persen. Hal ini menunjukkan hotel kelas menengah atas masih menjadi pilihan utama bagi tamu yang berkunjung ke Riau.

Selain tingkat hunian, BPS juga mencatat Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) di hotel berbintang mengalami peningkatan. Pada November 2025, RLMT tercatat selama 1,34 malam, naik 0,04 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 1,30 malam.

“Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang pada November 2025 berada di kisaran 1 sampai 2 malam. Ini menunjukkan pola kunjungan yang relatif singkat, baik untuk keperluan bisnis maupun perjalanan lainnya,” kata Asep.

Lebih lanjut dijelaskan, rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang Provinsi Riau tercatat lebih panjang dibandingkan tamu domestik. RLMT tamu asing mencapai 2,69 malam, atau sekitar 2 sampai 3 malam. Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu domestik tercatat selama 1,29 malam.

Jika dirinci menurut kelas hotel, rata-rata lama menginap tamu asing terlama terjadi pada hotel bintang 3 dengan durasi mencapai 3,14 malam. Adapun rata-rata lama menginap tamu domestik terlama dialami oleh hotel bintang 4, yakni selama 1,45 malam.

Menurut Asep Riyadi, data ini mencerminkan bahwa sektor perhotelan di Riau masih memiliki peluang untuk terus tumbuh seiring dengan pergerakan wisatawan dan aktivitas ekonomi daerah.

Namun demikian, upaya peningkatan daya tarik wisata dan kegiatan penunjang lainnya tetap diperlukan agar tingkat hunian dan lama menginap dapat terus meningkat ke depan. 

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index