Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Desa Pulau Palas, Awal Baru bagi Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan

Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Desa Pulau Palas, Awal Baru bagi Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan

Tembilahan Hulu - Kebangkitan ekonomi kerakyatan di tingkat desa mendapatkan momentum positif dengan dimulainya pembangunan fisik Kantor Koperasi Merah Putih di Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu. Peletakan pondasi yang diawali dengan syukuran pada Jumat (09/01) lalu bukan sekadar seremonial, melainkan simbol komitmen kolektif untuk membangun wadah usaha bersama yang kuat dan berkelanjutan. Langkah ini patut diapresiasi sebagai upaya konkret membangun kemandirian ekonomi dari akar rumput.

Ritual syukuran yang diisi doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Arifin, S.Ag., mencerminkan pendekatan yang harmonis antara semangat pembangunan dan nilai-nilai spiritualitas lokal. Kehadiran secara langsung pengurus koperasi, perangkat desa, Babinsa, pihak kecamatan, tokoh agama, dan masyarakat membentuk suatu ikatan kebersamaan dan tanggung jawab sosial. Ini menunjukkan bahwa proyek pembangunan ini dianggap sebagai milik bersama, bukan hanya segelintir elite.

Pernyataan Kepala Desa sekaligus dimulainya pemasangan cerocok sebagai pondasi dasar merupakan titik tolak yang krusial. Kantor sekretariat koperasi yang representatif dan permanen akan menjadi nerve center bagi seluruh aktivitas ekonomi anggota. Dari sinilah nantinya perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, pelatihan keterampilan, dan pemasaran hasil produksi masyarakat akan diatur dan dioptimalkan.

Pembangunan kantor ini harus dipandang sebagai infrastruktur pendukung, sementara intinya adalah penguatan kelembagaan Koperasi Merah Putih itu sendiri. Keberhasilan koperasi tidak diukur dari megahnya gedung, tetapi dari sejauh mana ia mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya, memberikan akses permodalan yang mudah dan adil, serta menciptakan nilai tambah bagi produk unggulan Desa Pulau Palas.

Sinergi antar-pihak yang terlihat dalam acara syukuran harus terus dijaga dan diinstitusionalkan. Peran aktif Babinsa dan pihak kecamatan sebagai fasilitator dan pengawas, tokoh agama sebagai penjaga moralitas usaha, serta perangkat desa sebagai motor penggerak, merupakan kombinasi yang potensial untuk menciptakan ekosistem koperasi yang sehat dan transparan.

Koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional kerap menghadapi tantangan manajemen dan profesionalisme. Oleh karena itu, pembangunan fisik ini harus dibarengi dengan program peningkatan kapasitas pengurus dan anggota secara berkelanjutan. Pelatihan administrasi, teknologi informasi, dan kewirausahaan menjadi keharusan agar koperasi ini dapat bersaing di era modern.

Momen bersejarah ini juga merupakan undangan bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Pulau Palas, khususnya generasi muda, untuk terlibat aktif. Koperasi yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman akan menjadi magnet bagi kaum muda untuk berkontribusi membangun ekonomi desanya sendiri, mengurangi arus urbanisasi, dan menciptakan lapangan kerja lokal.

Akhir kata, syukuran dan peletakan pondasi Kantor Koperasi Merah Putih adalah awal yang baik. Esensi dari gerakan ini adalah bagaimana semangat gotong royong yang tercermin dalam prosesi syukuran dapat terus dipertahankan dalam mengelola koperasi ke depan. Harapannya, dari pondasi cerocok yang kokoh di Desa Pulau Palas ini, akan tumbuh koperasi yang tangguh, mandiri, dan benar-benar menjadi pelayan utama pemberdayaan ekonomi seluruh masyarakat Tembilahan Hulu.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index