Tiang PLN Mulai Masuk Dusun Bedeng, Langkah Nyata Pemkab Siak Aliri Listrik ke Pelosok

Tiang PLN Mulai Masuk Dusun Bedeng, Langkah Nyata Pemkab Siak Aliri Listrik ke Pelosok

Pekanbaru - Upaya Pemerintah Kabupaten Siak dalam memperluas akses elektrifikasi hingga ke wilayah terpencil mulai menunjukkan hasil nyata. Dusun Bedeng, Kecamatan Sungai Mandau, yang selama puluhan tahun merindukan penerangan, kini mulai dimasuki material tiang listrik milik PLN. Langkah ini menjadi penanda dimulainya pembangunan infrastruktur jaringan yang akan mengakhiri masa kegelapan di wilayah tersebut.

Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, pada Senin (19/1/2026). Baginya, Dusun Bedeng bukan sekadar wilayah administratif, melainkan tempat yang memiliki ikatan emosional khusus karena ia pernah menginap di sana untuk menyerap aspirasi warga secara langsung saat malam pergantian tahun baru lalu.

“Semangat hari Senin. Alhamdulillah, hari ini dimulai dengan kabar baik dari pelosok kampung. Tiang PLN mulai masuk ke Dusun Bedeng. Ini adalah dusun yang saya kunjungi beberapa waktu lalu, bahkan saya sempat bermalam di sana untuk merasakan langsung kondisi masyarakat,” ujar Afni dengan nada optimis.

Pembangunan jaringan di Dusun Bedeng memiliki tantangan tersendiri karena letaknya yang terisolasi secara geografis. Dusun ini selama bertahun-tahun seolah "terkepung" oleh kawasan izin konsesi, baik Hutan Tanaman Industri (HTI) maupun Hak Guna Usaha (HGU), yang selama ini menjadi kendala teknis dalam penarikan kabel transmisi listrik.

Bupati Afni menegaskan bahwa hadirnya tiang-tiang listrik ini merupakan buah dari koordinasi intensif antara pemerintah daerah dengan pihak perusahaan pemegang konsesi dan PLN. Berdasarkan data teknis, percepatan ini dilakukan untuk mengejar target rasio elektrifikasi di Kabupaten Siak agar mencapai 100% dalam waktu dekat, mengingat masih ada beberapa titik dusun yang belum teraliri listrik secara stabil.

“Terima kasih sebesar-besarnya untuk PLN dan seluruh pihak yang telah bekerja dengan progres yang sangat baik. Ini adalah bentuk komitmen kita bersama dalam melayani rakyat hingga ke titik paling ujung sekalipun. Kita ingin memastikan tidak ada warga yang merasa ditinggalkan dalam pembangunan,” tambah Bupati perempuan pertama di Siak tersebut.

Tidak berhenti di Dusun Bedeng, Pemkab Siak juga tengah menyiapkan langkah serupa untuk wilayah terpencil lainnya. Salah satu fokus utama selanjutnya adalah Dusun Rimbo Cempedak di Kecamatan Kerinci Kanan, yang memiliki karakteristik wilayah serupa dan sedang dalam tahap sinkronisasi data dengan PLN wilayah Riau dan Kepulauan Riau.

Menutup keterangannya, Dr. Afni memastikan bahwa melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pengawasan di lapangan akan terus dilakukan agar proyek ini selesai tepat waktu. Ia berharap, masuknya listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi kreatif dan meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di pelosok Siak

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index