Batang Tuaka – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan aparat kewilayahan. Pada Kamis, 5 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, Babinsa Koramil 12/Btk Serka Hepi Martison melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus patroli pencegahan karhutla di Desa Sungai Raya, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen aparat teritorial dalam mengantisipasi potensi kebakaran lahan yang rawan terjadi saat musim kemarau. Dengan menyasar titik koordinat -0,274701322S 103.0312442E, patroli dilakukan menyeluruh di area yang dianggap memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
Dalam pelaksanaannya, Serka Hepi Martison tidak bekerja sendiri. Patroli ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari satu orang anggota TNI dan dua orang masyarakat setempat. Sinergi ini menunjukkan bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama antara aparat dan warga.
Sosialisasi yang dilakukan menekankan pentingnya tidak membuka lahan dengan cara membakar. Babinsa mengingatkan masyarakat tentang dampak buruk karhutla, baik dari sisi kesehatan, lingkungan, maupun dampak hukum yang dapat menjerat pelaku pembakaran lahan secara sengaja.
Selain memberikan imbauan, Babinsa juga melakukan pengecekan langsung kondisi lahan di sekitar desa. Langkah ini bertujuan untuk memastikan tidak ada titik api maupun potensi bahan mudah terbakar yang dapat memicu kebakaran sewaktu-waktu.
Kegiatan patroli terpadu ini menjadi bagian dari langkah preventif yang terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Pendekatan persuasif kepada masyarakat dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
Masyarakat Desa Sungai Raya menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga wilayah binaan tetap kondusif.
Dengan patroli yang dilakukan secara gencar dan serempak, diharapkan wilayah Kecamatan Batang Tuaka, khususnya Desa Sungai Raya, dapat terhindar dari bencana karhutla. Komitmen dan kolaborasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan bersama