Batu Bara - Personel kepolisian dari jajaran Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan sambang melalui patroli dialogis guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Kali ini, petugas menyasar objek vital SPBU 14212216 yang berada di Jalinsum Desa Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Rahyudi bersama Bripka Suparman SH. Dalam kunjungannya, petugas berdialog langsung dengan para pengendara serta pengelola SPBU guna memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) berjalan lancar.
Dalam arahannya, Aiptu Rahyudi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terjebak dalam fenomena panic buying. Ia menegaskan bahwa stok BBM untuk wilayah Kabupaten Batu Bara dalam kondisi aman dan mencukupi.
"Kami minta warga tidak membeli BBM secara berlebihan atau menimbun. Pasokan dipastikan aman, jadi masyarakat tidak perlu khawatir," ujar petugas kepada warga yang sedang mengisi BBM.
Selain edukasi, petugas juga menyampaikan peringatan keras terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi. Masyarakat dilarang keras melakukan tindakan penimbunan, melangsir secara ilegal, maupun menyalahgunakan peruntukan BBM subsidi karena merupakan tindak pidana murni.
Petugas menegaskan bahwa bagi siapa saja yang sengaja melakukan penimbunan akan dijerat dengan sanksi hukum yang berat sesuai aturan yang berlaku.
"Berdasarkan Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, pelaku penyalahgunaan BBM diancam pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda paling banyak Rp 60 miliar," tegas Bripka Suparman SH di lokasi.
Lebih lanjut, pihak kepolisian meminta para pengendara untuk tetap mengantre dengan tertib di area SPBU guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur lintas Sumatera.
Warga juga diimbau untuk bijak dalam bermedia sosial dengan tidak mengunggah atau menyebarkan video antrean yang ditujukan untuk memicu kepanikan massal.
Pantauan di lapangan, pelaksanaan kegiatan sambang dan patroli dialogis ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat mendapat apresiasi positif karena dinilai mampu memberikan rasa aman bagi pengguna jalan dan warga sekitar. (Boys-3 )