PEKANBARU- Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Stella Christie PhD, meninjau kesiapan lokasi pembangunan Sekolah Garuda di kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (12/3/2026). Adapun lokasi yang disiapkan yakni lahan Eks Kampus IPDN di Ujung Tanjung Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih.
Wamendiktisaintek mengatakan, Sekolah Garuda dirancang sebagai jembatan menuju universitas top di dunia. Saat ini, pemerintah RI telah mengamankan kuota khusus bagi lulusan Sekolah Garuda untuk dapat menempuh pendidikan di Tsinghua University (Beijing) yang disebut sebagai universitas nomor satu di Asia serta University College London (UCL) di Inggris.
"Kami ingin memastikan anak-anak berprestasi, meski dari keluarga ekonomi bawah, punya akses ke kampus dunia seperti Harvard, Stanford hingga MIT dengan beasiswa penuh dari negara," kata Stella.
Prof Stella Christie juga menjelaskan bahwa Sekolah Garuda merupakan visi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan sekolah unggulan bagi putra-putri terbaik bangsa.
"Sekolah Garuda adalah salah satu strategi konkret presiden untuk memperbaiki kualitas pendidikan kita. Selain program revitalisasi sekolah dan sekolah rakyat untuk keluarga kurang mampu, Sekolah Garuda hadir secara khusus sebagai jalur bagi siswa paling berprestasi dari seluruh latar belakang ekonomi dan geografis," ujarnya.
Dijelaskannya, ada dua skema pengembangan antara lain, pertama Sekolah Garuda Baru, pembangunan infrastruktur dari baru seperti yang sedang dijajaki di Rohil. Kedua, Sekolah Garuda Transformasi yakni optimalisasi SMA unggulan yang sudah ada untuk dibina langsung di bawah Kemendiktisaintek.
"Penerimaan murid bersifat nasional tujuannya agar terjadi pembauran karakter pemimpin bangsa dari Sabang sampai Merauke," katanya.