Personel Pos AL Tanjung Datuk Amankan Arus Mudik H-2 Idul Fitri 1447 H

Personel Pos AL Tanjung Datuk Amankan Arus Mudik H-2 Idul Fitri 1447 H

Tembilahan  – Memasuki H-2 Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, personel gabungan dari berbagai instansi diterjunkan untuk mengamankan pemberangkatan kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Datuk, Kabupaten Karimun, Rabu (18/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipusatkan pada pengawasan dan pelayanan terhadap calon pemudik yang akan menyeberang ke sejumlah tujuan, seperti Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, dan Batam. Pos TNI Angkatan Laut (AL) Tanjung Datuk menjadi salah satu garda terdepan dalam operasi pengamanan tersebut.

Sebanyak tiga kapal penumpang dilaporkan diberangkatkan pada pagi itu, yaitu KM Bintang Rizky tujuan Tanjung Balai Karimun, KM Terubuk Express tujuan Tanjung Pinang, dan KM Reni Fadilah tujuan Batam. Para personel tampak sibuk mengatur alur penumpang serta memastikan seluruh prosedur keselamatan terpenuhi sebelum kapal bertolak. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang dikoordinasikan oleh pemerintah setempat untuk menjamin kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran.

Dalam pengamanan tersebut, personel yang dikerahkan terdiri dari berbagai unsur. TNI Angkatan Darat menerjunkan 2 personel, TNI Angkatan Laut 1 personel, Polri 8 personel, Satpol PP 2 personel, Dinas Perhubungan 3 personel, BPBD 2 personel, Basarnas 5 personel, serta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KPLP) sebanyak 10 personel. Meski hanya satu personel, kehadiran TNI AL dari Pos Tanjung Datuk menjadi simbol sinergi dan kewaspadaan di wilayah perairan.

Komandan Pos (Danpos) AL Tanjung Datuk, Kapten (P) Surya, yang memimpin langsung personelnya, menjelaskan bahwa fokus utama pengamanan adalah mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama pelayaran. "Kami bersama instansi lain melakukan pengecekan kelengkapan kapal, seperti alat keselamatan dan kelayakan mesin. Selain itu, kami juga memastikan tidak ada kelebihan muatan karena itu sangat membahayakan penumpang," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Kapten (P) Surya menambahkan bahwa koordinasi antarinstansi berjalan sangat solid. Menurutnya, sinergi TNI AL, Polri, Basarnas, dan instansi terkait lainnya merupakan kunci utama dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat. "Kami bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik. Setiap instansi memiliki peran masing-masing, dan kami saling mendukung di lapangan. Ini bentuk komitmen kami untuk melindungi masyarakat, khususnya para pemudik," tegasnya.

Menjelang puncak arus mudik, personel Pos AL Tanjung Datuk juga terus mengintensifkan patroli dan pemantauan di sekitar pelabuhan. Kapten (P) Surya mengungkapkan bahwa potensi kepadatan penumpang mulai terlihat dan akan terus meningkat hingga H-1. "Kami mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menambah frekuensi patroli dan koordinasi dengan pihak syahbandar. Personel kami siaga 24 jam untuk merespons setiap situasi darurat," ungkapnya.

Selain aspek teknis kapal, personel gabungan juga aktif memberikan imbauan kepada para penumpang. Mereka diingatkan untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing agar tidak tertinggal atau menjadi sasaran kejahatan. Para awak kapal pun diimbau untuk tidak memaksakan diri berlayar jika cuaca tidak mendukung dan selalu mengutamakan keselamatan di atas segalanya.

Dengan pengamanan yang maksimal, diharapkan seluruh rangkaian arus mudik Idul Fitri 1447 H di wilayah Tanjung Datuk dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kapten (P) Surya berpesan kepada seluruh calon pemudik untuk mematuhi aturan yang berlaku dan selalu waspada selama dalam perjalanan. "Keselamatan adalah prioritas utama. Selamat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman," pungkasnya.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index