Cegah Kelangkaan BBM Arus Balik, Satreskrim Polres Batu Bara Sidak Seluruh SPBU

Cegah Kelangkaan BBM Arus Balik, Satreskrim Polres Batu Bara Sidak Seluruh SPBU

​Batu Bara –Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu Bara melakukan inspeksi mendadak ke seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, pada Senin, 23 Maret 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kelangkaan BBM dan praktik kecurangan pada puncak arus balik H+3 Lebaran 2026.

​Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H.,M.H., menyatakan bahwa pemantauan dilakukan secara menyeluruh di bawah kendali Unit Ekonomi Satreskrim. "Kami memastikan distribusi energi untuk masyarakat yang kembali dari mudik tidak terhambat. Pengawasan ini mencakup ketersediaan stok hingga kondisi keamanan di area SPBU," ujarnya Kapolres.

​Operasi yang dimulai pukul 11.00 WIB ini dipimpin oleh Kanit II Ekonomi Satreskrim, Iptu Kriswanto. Tim menyisir SPBU yang tersebar di wilayah hukum Polsek Lima Puluh, Labuhan Ruku, Indra Pura, hingga Medang Deras.

​Berdasarkan data lapangan, stok bahan bakar di jalur lintas utama terpantau dalam level aman, meskipun terdapat dinamika ketersediaan di beberapa titik. Di wilayah Lima Puluh, SPBU Desa Pulau Sejuk mencatatkan cadangan Pertalite terbesar mencapai 40.000 liter. Sementara di Labuhan Ruku, SPBU Desa Perjuangan (Durian) menyiagakan 29.792 liter Pertalite dan 15.056 liter Bio Solar.

​Meski secara umum pasokan lancar, polisi mencatat adanya kekosongan stok untuk jenis BBM tertentu di beberapa lokasi:

- ​Sidak Wilayah Indra Pura: SPBU Tanjung Seri melaporkan stok Pertamax nihil, namun ketersediaan Pertalite (8.000 liter) dan Bio Solar (6.000 liter) masih mencukupi.
- ​Area Suka Raja: Menjadi titik krusial dengan pasokan Pertalite sebanyak 36.000 liter guna menampung lonjakan kendaraan dari arah Medan maupun Kisaran.
- ​Wilayah Medang Deras: SPBU Pakam Raya dan Pagurawan memiliki cadangan stabil dengan akumulasi stok Pertalite di atas 45.000 liter.

​Pastikan Distribusi Tanpa Spekulasi
​Iptu Kriswanto menegaskan bahwa timnya tidak hanya mengecek volume bahan bakar, tetapi juga berkoordinasi dengan para manajer SPBU agar segera melaporkan kendala pengiriman dari Pertamina. Hal ini dilakukan untuk menutup ruang bagi spekulan yang mencoba memanfaatkan situasi tingginya mobilitas masyarakat.

​"Hingga sore ini, pasokan dari Pertamina masih terkecukupi dan tidak ditemukan adanya antrean panjang yang mengganggu lalu lintas. Situasi di seluruh SPBU Kabupaten Batu Bara dilaporkan aman dan kondusif," tegas Kriswanto.

​Pihak kepolisian mengimbau para pengelola SPBU untuk tetap menjaga integritas layanan dan memastikan alat pengisian berfungsi akurat. Laporan hasil pemantauan ini juga telah diteruskan kepada Kapolda Sumatera Utara sebagai bagian dari pengamanan Operasi Ketupat 2026.

Sumber : Humas Polres Batu Bara 
Jurnalis  : Red/Boys-3

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index