Babinsa Mandah Sosialisasikan Waspada Iklim Ekstrem kepada Warga Binaan

Babinsa Mandah Sosialisasikan Waspada Iklim Ekstrem kepada Warga Binaan

Tembilahan – Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu, Babinsa Koramil 08/Mandah Kodim 0314/Indragiri Hilir (Inhil), Serma Hisar Situmorang, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, pukul 09.00 WIB, di wilayah kebun kelapa tempat tinggal warga binaan.

Kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat desa binaan. Melalui interaksi langsung, Serma Hisar Situmorang dapat lebih dekat dengan warga sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling percaya. Kedekatan ini menjadi modal penting dalam menyampaikan berbagai informasi dan himbauan terkait keamanan serta keselamatan warga.

Fokus utama dalam Komsos kali ini adalah sosialisasi tentang kewaspadaan terhadap iklim ekstrem yang saat ini melanda wilayah Mandah. Babinsa mengingatkan bahwa kondisi cuaca belakangan ini sangat dinamis dan sulit diprediksi, dengan potensi perubahan drastis dari panas terik menjadi hujan deras disertai angin kencang dalam waktu singkat.

Serma Hisar Situmorang secara khusus menyoroti ancaman angin ribut yang kerap terjadi pada musim pancaroba. Ia menjelaskan bahwa angin dengan kecepatan tinggi dapat menyebabkan pohon-pohon besar, terutama pohon kelapa yang banyak tumbuh di permukiman warga, tumbang dan merusak rumah maupun fasilitas umum. Kondisi ini perlu diantisipasi sejak dini.

Oleh karena itu, Babinsa menghimbau kepada seluruh warga binaan yang bertempat tinggal di sekitar kebun kelapa agar memeriksa kondisi pohon kelapa di sekitar rumah mereka. Perhatian khusus diberikan pada pohon-pohon yang sudah condong atau miring ke arah bangunan tempat tinggal. Warga diminta untuk segera menebang pohon-pohon yang dinilai membahayakan sebelum terjadi angin ribut.

Langkah penebangan pohon kelapa yang berbahaya ini, menurut Babinsa, merupakan tindakan preventif demi keselamatan jiwa dan harta benda. "Jangan menunggu sampai terjadi musibah. Lebih baik mencegah dengan menebang pohon yang rawan tumbang daripada menyesal kemudian hari," ujar Serma Hisar Situmorang dalam himbauannya kepada warga.

Selain imbauan terkait pohon kelapa, Babinsa juga meminta agar masyarakat selalu waspada terhadap tanda-tanda cuaca ekstrem, seperti awan gelap, angin berputar, atau suhu yang tiba-tiba turun drastis. Jika kondisi dirasa sudah sangat berbahaya, warga diimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan tidak memaksakan diri tinggal di rumah yang rawan tertimpa pohon.

Di akhir kegiatan, Babinsa mengingatkan warga untuk secepatnya memberikan informasi kepada dirinya atau aparat terdekat apabila terjadi kejadian menonjol atau situasi darurat di lingkungan masing-masing. Dengan komunikasi yang cepat dan tepat, diharapkan penanganan bencana atau musibah dapat dilakukan secara sigap, sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian materi dapat diminimalisir.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index