Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan internal dengan menyelenggarakan Webinar Entry Meeting Pelaksanaan Audit Kinerja Tahun 2026 pada Senin (13/04/2026). Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menilai hasil audit kinerja adalah hal penting yang digunakan untuk memastikan seluruh kegiatan tepat sasaran, sesuai tujuan dari proses pelaksanaan hingga evaluasi.
“Dari pengalaman kita melihat audit kinerja dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan, red) menunjukkan berbagai instrumen kebijakan yang harus diperbaiki, untuk menyesuaikan kembali sesuai kondisi yang ada, untuk menguji apakah organisasi benar-benar menjalankan sesuai dengan tujuan,” ujar Sekjen ATR/BPN secara daring.
Kepada peserta webinar yang terdiri dari perwakilan unit kerja pusat, Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi, dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Indonesia, Dalu Agung Darmawan menjelaskan bahwa persoalan yang masih menjadi temuan dalam audit kinerja seringkali berasal dari level perencanaan. Untuk itu, ia menekankan agar kualitas level perencanaan program kerja bisa disesuaikan kembali sesuai kebutuhan.
“Kita harus memastikan bahwa sebuah program yang dijalankan benar-benar logis, terukur, sesuai dengan target kinerja. Banyak deviasi yang terjadi justru karena perencanaan tidak realistis atau indikatornya tidak jelas, ini yang harus kita koreksikan,” tegas Sekjen ATR/BPN.
Inspektur Jenderal (Irjen) ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, menyebut Webinar Entry Meeting ini sebagai langkah awal pembahasan antara tim audit atau inspeksi dengan pihak yang akan diinspeksi atau diaudit. Pertemuan ini dilakukan sebelum proses audit dimulai, untuk memastikan semua pihak memahami tujuan dan ruang lingkup audit/inspeksi serta rencana dan jadwal audit/inspeksi.
“Di sini saya (selaku Tim Audit dari Itjen) tidak mencari kesalahan. Tapi ingin bersama-sama bagaimana mempertanggungjawabkan anggaran yang sudah kita terima, 1 Rupiah pun kita pertanggungjawabkan,” ujar Pudji Prasetijanto Hadi.
Mempertegas pernyataan Sekjen ATR/BPN, Irjen mengingatkan jajarannya untuk melakukan perencanaan dan pengorganisasian dengan benar. “Karena ini pintu dalam membuat suatu program dan kegiatan. Kita akan tentukan tujuannya apa, outcome-nya bagaimana, berdampak apa tidak programnya kepada masyarakat,” pungkas Pudji Prasetijanto Hadi. (AR/CK)
- Nasional
- DKI
Entry Meeting Pelaksanaan Audit Kinerja 2026, Sekjen ATR/BPN: Pastikan Kegiatan Tepat Sasaran
Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
Presiden Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat Kesiapan Langkah Hadapi Kemarau dan El Nino
Rabu, 29 Juli 2026 - 08:45:52 Wib Nasional
Presiden Prabowo Pastikan Percepatan Pemerataan Akses Listrik Desa hingga Ketahanan Energi Nasional
Rabu, 29 Juli 2026 - 08:37:17 Wib Nasional
Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi demi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Rabu, 29 Juli 2026 - 08:34:26 Wib Nasional
Wamen Ossy Buka Rapat Evaluasi Setahun LANDLAB, Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA
Rabu, 29 Juli 2026 - 08:32:04 Wib Nasional