Tembilahan,– Dalam rangka menjaga keutuhan wilayah dan mencegah potensi sengketa lahan di tingkat akar rumput, Babinsa Koramil 01/Tembilahan Hulu (Tbh), Serma Nuryadi, melaksanakan kegiatan patroli sekaligus sosialisasi penegasan tapal batas wilayah senin (20/04)
Kegiatan yang digelar pada Senin pagi pukul 10.00 WIB ini berpusat di Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk memastikan batas administrasi antarwilayah tetap jelas dan diakui oleh semua pihak.
Kegiatan patroli ini tidak dilakukan secara sendiri oleh aparat TNI, melainkan melibatkan unsur masyarakat dalam skema personel gabungan. Total ada empat orang yang terjun langsung ke lapangan, terdiri dari satu personel TNI yang dipimpin oleh Serma Nuryadi dan tiga orang perwakilan masyarakat setempat. Keterlibatan tokoh atau warga lokal ini sangat krusial karena mereka memahami sejarah dan kondisi geografis wilayah tersebut secara mendetail, sehingga proses identifikasi batas menjadi lebih akurat dan dapat diterima oleh seluruh lapisan warga.
Fokus utama dari operasi hari ini adalah menelusuri sebaran tapal batas yang telah ditetapkan sebelumnya antara Kelurahan Tembilahan Hilir dengan wilayah tetangganya. Serma Nuryadi memimpin rombongan untuk memeriksa titik-titik koordinat penting, baik yang ditandai dengan patok beton maupun tanda alam seperti sungai, jalan setapak, atau pohon besar yang telah disepakati. Pemeriksaan fisik di lapangan ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada pergeseran patok, kerusakan pada tanda batas, atau okupasi lahan yang melampaui garis demarkasi yang berlaku.
Selain aspek teknis pemeriksaan fisik, Serma Nuryadi juga memanfaatkan momen patroli ini untuk melakukan sosialisasi intensif kepada warga yang ditemui di sepanjang rute. Ia menjelaskan pentingnya menghormati batas wilayah administratif sebagai wujud cinta tanah air dan ketaatan pada regulasi pemerintah daerah. Dalam penyampaiannya, Babinsa menekankan bahwa kejelasan batas wilayah akan meminimalisir konflik horizontal antarwarga yang sering kali dipicu oleh ketidakpahaman atau klaim sepihak atas suatu bidang tanah.
Antusiasme masyarakat terlihat nyata saat tim gabungan melintasi pemukiman warga. Beberapa warga yang sempat diajak berbincang mengaku merasa tenang dengan adanya patroli rutin seperti ini. Mereka menilai bahwa kehadiran Serma Nuryadi bersama perwakilan warga lainnya memberikan rasa aman dan kepastian hukum terkait kepemilikan lahan di sekitar tempat tinggal mereka. Dialog dua arah yang terbangun selama patroli berjalan efektif dalam menjembatani informasi serta meluruskan isu-isu simpang siur yang mungkin beredar di kalangan masyarakat mengenai sengketa batas.
Dalam pelaksanaannya, Serma Nuryadi juga menginstruksikan kepada ketiga anggota masyarakat yang turut serta untuk menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Mereka diminta untuk terus memantau kondisi tapal batas dan segera melaporkan kepada pihak Babinsa atau perangkat kelurahan jika menemukan indikasi pelanggaran, seperti pencabutan patok atau pembangunan tembok pembatas yang menyerobot area wilayah lain. Strategi pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengawasan mandiri yang berkelanjutan bahkan ketika petugas TNI tidak sedang berpatroli.
Cuaca yang cukup terik di siang hari itu tidak menyurutkan semangat tim gabungan untuk menuntaskan rute patroli hingga ke titik akhir yang ditentukan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan tanpa hambatan berarti. Tidak ditemukan adanya pelanggaran baru atau kerusakan signifikan pada tanda batas selama inspeksi hari ini, yang menandakan bahwa kesadaran masyarakat Kelurahan Tembilahan Hilir dalam menjaga batas wilayah sudah cukup baik. Namun demikian, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan mengingat dinamika kebutuhan lahan yang terus berkembang seiring pertumbuhan penduduk.
Sebagai penutup kegiatan, Serma Nuryadi menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif ketiga warga yang telah meluangkan waktu untuk bergabung dalam patroli ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan rakyat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah, termasuk dalam hal pengelolaan batas administrasi. Koramil 01/Tbh berkomitmen untuk melanjutkan program patroli dan sosialisasi tapal batas ini secara berkala di berbagai kelurahan lainnya di wilayah Kecamatan Tembilahan guna mewujudkan Indragiri Hilir yang kondusif dan bebas dari konflik agraria.