TEMBILAHAN – Keselamatan kerja senantiasa menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional di lingkungan Pelindo Regional 1 Tembilahan. Manajemen terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bebas dari kecelakaan kerja. Salah satu fokus perhatian utama saat ini adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap area blind spot atau titik buta yang terdapat pada kendaraan dan alat berat yang beroperasi di area pelabuhan.
Area blind spot merupakan zona yang tidak dapat terlihat langsung oleh mata pengemudi atau operator alat berat, baik melalui kaca spion maupun pandangan langsung. Meskipun terlihat kecil atau sepele bagi pengemudi, risiko yang ditimbulkan sangat besar dan membahayakan nyawa bagi siapa saja yang berada di area tersebut. Oleh karena itu, kesadaran untuk menghindari zona ini menjadi sangat krusial bagi seluruh pekerja dan tamu yang berada di lingkungan kerja.
General Manager Pelindo Regional 1 Tembilahan, Riky Armadi, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap prosedur keselamatan adalah kewajiban mutlak yang harus dijalankan oleh seluruh elemen di perusahaan. Menurutnya, kecelakaan kerja seringkali terjadi akibat kelalaian kecil dan kurangnya pemahaman mengenai bahaya yang mengintai, terutama di sekitar pergerakan alat berat yang memiliki keterbatasan pandang.
"Kita harus memahami bahwa di balik ukuran kendaraan yang besar, terdapat keterbatasan pandang bagi operator. Pengemudi tidak dapat melihat Anda jika Anda berada di area titik buta tersebut. Oleh karena itu, kesadaran diri untuk menjaga jarak aman adalah kunci utama pencegahan kecelakaan," ujar Riky Armadi dalam keterangannya, Minggu (26/04).
Riky juga menjelaskan bahwa terdapat beberapa langkah sederhana namun sangat penting yang harus diterapkan oleh setiap individu demi melindungi diri sendiri dan rekan kerja. Pertama, setiap orang wajib menghindari area berbahaya atau blind spot tersebut. Kedua, selalu pastikan bahwa pengemudi telah melihat dan menyadari keberadaan Anda sebelum berniat melintas di depan atau di samping kendaraan yang sedang beroperasi.
Selain faktor jarak dan posisi, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap dan standar juga menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar. APD berfungsi sebagai perlindungan terakhir jika terjadi hal yang tidak diinginkan. "Gunakan APD lengkap sesuai ketentuan dan selalu patuhi semua rambu serta aturan yang berlaku di area operasional. Keselamatan bukan hanya slogan, tapi tanggung jawab bersama," tambahnya.
Tidak kalah pentingnya adalah menjaga komunikasi dan koordinasi yang efektif antara pekerja darat dengan operator alat berat. Sistem komunikasi yang baik akan meminimalisir kesalahpahaman yang bisa berakibat fatal. Setiap individu diharapkan selalu berada di safe zone atau zona aman yang telah ditentukan dan tidak sembarangan masuk ke area operasional tanpa izin atau prosedur yang jelas.
Melalui kampanye keselamatan ini, Pelindo Regional 1 Tembilahan berharap dapat menumbuhkan budaya sadar keselamatan (safety culture) yang kuat di setiap insan pekerja. "Stay safe, stay aware. Mari kita jaga diri dan sesama agar dapat pulang dengan selamat kepada keluarga tercinta. Lindungi diri Anda, karena keselamatan adalah aset terbesar kita," tutup Riky Armadi menutup pesan himbauan tersebut.
- Daerah
- Inhil
PELINDO Regional 1 Tembilahan menumbuhkan budaya sadar keselamatan (safety culture)
Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Daerah
MTQ XLIV Riau dan Pacu Jalur Disinergikan, Pemprov Dorong Syiar Islam dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Ahad, 28 Juni 2026 - 12:18:00 Wib Daerah
Pembukaan MTQ XLIV Riau, Plt Gubernur Targetkan Lahir Qari dan Qariah Terbaik Menuju MTQ Nasional 2026
Ahad, 28 Juni 2026 - 12:14:40 Wib Daerah
24 Perusahaan di Riau Dilibatkan Dalam Perbaikan Ruas Jalan Minas-Perawang
Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:22:47 Wib Daerah
Pemprov Riau Serahkan Data Tunggakan PKB kepada Pemkab Kuansing, Perkuat Sinergi Tingkatkan PAD
Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:21:05 Wib Daerah