Batam - Pesan demi pesan disampaikan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, saat melepas keberangkatan Jemaah Haji dari Embarkasi Batam menuju Tanah Suci, pada Rabu (29/4).
Pertama, Bupati mengingatkan bahwa kesempatan berangkat haji adalah panggilan istimewa dari Sang Ilahi, yang harus dijalankan dengan maksimal.

"Ibadah Haji adalah puncak ibadah dalam Rukun Islam, yang dalam pelaksanaanya kita tak hanya dituntut mampu secara finansial, tapi ilmu agama yang harus mumpuni dan fisik yang sehat," ujar Bupati Inhil.
Yang tak kalah penting, kesiapan mental juga menjadi pesan yang dititik beratkan Bupati, mengingat perlunya adaptasi terhadap berbagai perubahan.
"Perbedaan cuaca dan iklim antara Tanah Suci dan Tanah Air menjadi tantangan bagi jemaah, termasuk perbedaan bahasa serta budaya, maka keikhlasan dan kesabaran menjadi kunci agar tantangan tersebut dapat terlewati dan masyarakat tetap bisa fokus beribadah," Herman menambahkan.
Tentunya kemaksimalan jemaah dalam beribadah juga perlu dukungan dari semua pihak yang berkewanangan dalam penyelenggaraan haji 2026.
"Saya berharap, para pembimbing calon jemaah haji dapat memberi layanan terbaik , agar para jemaah merasa diayomi, aman dan nyaman, baik dalam perjalanan, pelaksanaan hingga kembali ke Kampung Halaman," harap Orang Nomor Satu di Inhil tersebut.
Agar semua berjalan lancar, para Jemaah pun diminta mematuhi peraturan dari petugas haji diantaranya, Amirul Haji, Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) , Tim Pembimbing Ibadah Haji Daerah (TPIHD), Ketua Rombongan dan Ketua Regu.(Adv)