Danramil 01/Tembilahan Perkuat Sinergi Pengawasan Lapas Kelas IIA Tembilahan dari Ancaman HP Ilegal dan Narkoba

Danramil 01/Tembilahan Perkuat Sinergi Pengawasan Lapas Kelas IIA Tembilahan dari Ancaman HP Ilegal dan Narkoba

Tembilahan – Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah lembaga pemasyarakatan, Komando Rayon Militer (Koramil) 01/Tembilahan turut serta dalam kegiatan strategis yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan. Kegiatan ini berbentuk Apel Bersama Ikrar dan Penguatan Pengawasan Permasyarakatan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan bebas dari handphone ilegal, penyalahgunaan narkoba, serta modus penipuan. Sebagai perwakilan dari jajaran TNI AD di tingkat kecamatan, kehadiran Danramil 01/Tembilahan menegaskan komitmen militer dalam mendukung stabilitas keamanan nasional hingga ke level institusi corrections.

Kegiatan apel bersama ini dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Mei 2026, tepat pukul 08.00 WIB di halaman utama Lapas Kelas IIA Tembilahan. Pemilihan waktu dan tempat ini dimaksudkan untuk memaksimalkan partisipasi seluruh personel pengamanan serta memberikan pesan yang kuat kepada warga binaan pemasyarakatan. Danramil 01/Tembilahan hadir secara langsung untuk memimpin dan mengawal jalannya upacara, menunjukkan keseriusan aparat kewilayahan dalam memantau setiap dinamika keamanan di wilayah binaannya, khususnya di instansi vital seperti lembaga pemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Danramil 01/Tembilahan menekankan pentingnya integritas dan pengawasan ketat terhadap peredaran barang terlarang di dalam lapas. Handphone ilegal dianggap sebagai ancaman serius karena dapat menjadi sarana koordinasi bagi jaringan kejahatan dari dalam penjara, termasuk potensi pengendalian sindikat narkoba dan penipuan online. Oleh karena itu, penguatan pengawasan bukan hanya tugas petugas lapas, tetapi memerlukan kolaborasi lintas sektoral antara TNI, Polri, dan manajemen lembaga pemasyarakatan untuk memutus mata rantai komunikasi ilegal tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat kunci yang mewakili unsur keamanan dan pemerintahan setempat, menciptakan sinergi yang solid dalam penanganan masalah keamanan lapas. Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Bapak Prayitno, menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen penuh untuk menjaga kebersihan lingkungan lapas dari berbagai pelanggaran. Kehadiran pimpinan lapas bersama unsur Muspika menunjukkan adanya kesepakatan bersama bahwa keamanan lapas adalah tanggung jawab kolektif yang tidak bisa ditangani oleh satu instansi saja.

Selain Danramil 01/Tembilahan, turut hadir pula Danramil 02/Tembilahan Hilir, Kapten Inf A. Siregar, yang memberikan dukungan moral dan operasional terhadap kegiatan tersebut. Kehadiran dua Danramil sekaligus dari wilayah Tembilahan menandakan bahwa isu keamanan lapas menjadi prioritas utama bagi komando kewilayahan di daerah ini. Koordinasi antara Koramil 01 dan Koramil 02 diharapkan dapat menciptakan jaring pengawasan yang lebih rapat, sehingga celah-celah keamanan yang mungkin dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab dapat diminimalisir secara efektif.

Di tingkat pelaksana lapangan, Babinsa Tembilahan Hilir, Sertu Anton, juga turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan apel bersama tersebut. Peran Babinsa sangat krusial sebagai ujung tombak komunikasi antara militer dan masyarakat, termasuk dalam hal pemantauan situasi di sekitar lembaga pemasyarakatan. Dengan kehadiran Sertu Anton, diharapkan informasi dini mengenai segala bentuk kejanggalan atau aktivitas mencurigakan di sekitar lapas dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Unsur kepolisian juga diwakili oleh Bhabinkamtibmas, Brigadir Andri, yang hadir untuk memperkuat aspek penegakan hukum dalam kegiatan ini. Kolaborasi antara TNI dan Polri dalam forum apel bersama ini mencerminkan implementasi nyata dari operasi gabungan dalam menjaga kamtibmas. Brigadir Andri bersama para personel lainnya menyatukan persepsi bahwa pemberantasan handphone ilegal dan narkoba di lapas memerlukan pendekatan persuasif melalui ikrar bersama, namun juga siap dengan tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran di lapangan.

Kegiatan apel bersama berlangsung dengan khidmat dan berakhir dalam keadaan aman serta lancar. Danramil 01/Tembilahan menutup rangkaian acara dengan harapan agar ikrar yang telah dibacakan dapat diimplementasikan dalam tindakan nyata sehari-hari oleh seluruh petugas dan warga binaan. Laporan ini diserahkan kepada Dandim 0314/Indragiri Hilir sebagai bentuk pertanggungjawaban komando bawah atas pelaksanaan tugas pengawasan wilayah, sekaligus menjadi bukti konkret upaya preventif TNI dalam mendukung program pemerintah menuju sistem permasyarakatan yang bersih, transparan, dan bebas dari kejahatan terorganisir.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index