Tembilahan – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Pulau Kijang, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), pasca terjadinya musibah kebakaran yang melanda Pasar Boom pada Jumat (08/05). Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil bagi para pedagang dan warga setempat, tetapi juga menjadi pukulan emosional bagi komunitas lokal. Menyikapi hal tersebut, rasa solidaritas dan kepedulian dari berbagai pihak pun mengalir deras untuk meringankan beban korban.
Menjawab kebutuhan mendesak para korban, Bea Cukai Tembilahan bergerak cepat dengan menginisiasi penyaluran bantuan kemanusiaan. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat yang sedang berduka. Tidak bekerja sendiri, instansi yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ini memilih untuk bersinergi secara erat dengan unsur TNI, khususnya Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/Inhil, dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut.
Kolaborasi antara Bea Cukai Tembilahan dan Kodim 0314/Inhil menunjukkan kekuatan sinergitas antarinstansi pemerintah dalam menangani bencana sosial. Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi distribusi tepat sasaran kepada mereka yang paling terdampak oleh si jago merah. Kehadiran kedua instansi ini memberikan sinyal positif bahwa pemulihan pasca-bencana akan didukung penuh oleh aparatur negara melalui pendekatan yang humanis dan responsif.
Prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh pimpinan tertinggi dari kedua instansi. Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan, serta Komandan Distrik Militer 0314/Inhil, turun langsung ke lapangan untuk memantau jalannya distribusi. Kehadiran para pemimpin ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen pribadi dan institusi untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar sampai ke tangan masyarakat Pulau Kijang yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan, menyampaikan penjelasan mengenai motivasi di balik aksi kemanusiaan ini. Menurutnya, tugas Bea Cukai tidak semata-mata terbatas pada pelayanan kepabeanan dan cukai atau pengawasan lalu lintas barang, tetapi juga mencakup tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar. "Kami merasa terpanggil untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat, karena kepedulian sosial adalah bagian integral dari nilai-nilai yang kami junjung tinggi," ujar Eko Budi Setiawan.
Eko Budi Setiawan lebih lanjut menekankan bahwa sinergi dengan Kodim 0314/Inhil merupakan strategi efektif untuk memperluas jangkauan dan efektivitas bantuan. Dengan menggabungkan sumber daya dan jaringan yang dimiliki oleh Bea Cukai serta struktur komando TNI di wilayah, proses mitigasi dampak pasca-kebakaran dapat berjalan lebih lancar. Ia berharap, kolaborasi ini dapat menjadi contoh baik bagi instansi lain dalam membangun kemitraan kebencanaan yang solid dan berkelanjutan di wilayah Indragiri Hilir.
Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat Pulau Kijang untuk bangkit kembali dari keterpurukan. Selain memenuhi kebutuhan dasar, kehadiran Bea Cukai dan TNI juga bertujuan untuk membangkitkan semangat gotong royong dan optimisme di kalangan korban. Pesan moral yang ingin disampaikan adalah bahwa di atas segala musibah, persatuan dan empati sesama anak bangsa tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan.
Bea Cukai Tembilahan menegaskan komitmennya untuk terus konsisten dalam melaksanakan aksi-aksi kemanusiaan di masa mendatang. Melalui semangat "Peduli dalam Aksi, Menguatkan dengan Empati", instansi ini bertekad untuk tidak hanya menjadi regulator di bidang perdagangan internasional, tetapi juga menjadi mitra yang peduli bagi masyarakat lokal. Semoga bantuan yang diberikan hari ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Pulau Kijang dan menjadi penyemangat untuk membangun kembali Pasar Boom yang lebih tangguh.
Dalam kesempatan tersebut Dandim Letkol Arm. Wahib Mustofa Faturrahman hadir dan mendukung penuh kegiatan kemanusian tersebut yang berdampak langsung kepada masyarakat