TEMBILAHAN – Dermaga umum milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 Tembilahan kembali disibukkan oleh aktivitas bongkar muat pada Jumat, 8 Mei 2026. Kesibukan ini dipicu oleh kedatangan Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 110 yang merapat di dermaga tersebut setelah menempuh pelayaran dari wilayah kepulauan.
Kedatangan kapal perintis ini membawa kabar gembira bagi masyarakat Indragiri Hilir, khususnya mereka yang mengandalkan transportasi laut untuk mobilitas antar-pulau. KM Sabuk Nusantara 110 diketahui mengangkut sejumlah penumpang serta barang kebutuhan pokok dalam jumlah yang cukup signifikan, menandakan tingginya permintaan akan distribusi logistik ke daerah ini.
Proses sandar dan penurunan penumpang serta barang berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah pengawasan petugas Pelindo Tembilahan. Fasilitas dermaga umum yang dikelola oleh Pelindo Regional 1 terus dioptimalkan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para pengguna jasa pelabuhan, baik penumpang maupun pemilik kargo.
General Manager Pelindo Regional 1 Tembilahan, Riky Armadi, menyambut baik kedatangan kapal perintis ini sebagai bagian dari komitmen Pelindo dalam mendukung konektivitas maritim di wilayah Sumatera dan sekitarnya. Menurutnya, kehadiran kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 110 sangat vital bagi pemerataan ekonomi di daerah-daerah terpencil.
"Kami berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa operasional di Dermaga Umum Tembilahan berjalan efisien dan aman. Kedatangan KM Sabuk Nusantara 110 yang mengangkut banyak barang dan penumpang ini menunjukkan bahwa peran pelabuhan sebagai simpul logistik semakin strategis bagi masyarakat Indragiri Hilir," ujar Riky Armadi dalam keterangannya.
Riky juga menekankan bahwa Pelindo Regional 1 terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk operator kapal dan dinas terkait, untuk menjaga kelancaran arus barang dan orang. Ia berharap sinergi ini dapat terus meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap kebutuhan pokok serta memudahkan distribusi hasil bumi dari daerah tersebut ke pasar yang lebih luas.
Bagi masyarakat Tembilahan dan sekitarnya, keberadaan kapal perintis ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan lifeline atau urat nadi perekonomian. Barang-barang yang dibawa oleh KM Sabuk Nusantara 110 diharapkan dapat segera didistribusikan ke pasar-pasar lokal, sehingga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas tetap terjaga.
Pelindo Regional 1 Tembilahan mengajak seluruh pengguna jasa untuk tetap mematuhi prosedur keselamatan dan keamanan pelabuhan. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan layanan yang prima, Pelindo bertekad untuk terus menjadi mitra terpercaya dalam membangun konektivitas maritim yang inklusif dan berkelanjutan bagi kemajuan wilayah Riau dan sekitarnya.