Pekanbaru,: Anggota Komisi X DPR RI, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi pembangunan masyarakat Riau melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif pusat. Komitmen tersebut disampaikan dalam peluncuran Forum DPR RI Asal Daerah Pemilihan (Dapil) Riau yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Pekanbaru, Senin (8/6/2026).
Forum DPR RI Asal Dapil Riau dibentuk sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antara Pemerintah Provinsi Riau dengan anggota DPR RI asal Riau dalam memperjuangkan berbagai program strategis daerah yang membutuhkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Karmila Sari yang juga menjabat sebagai Sekretaris Forum DPR RI Dapil Riau menilai pembentukan forum tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Riau.
"Forum ini, kita memiliki ruang yang lebih baik untuk menyerap, menyusun, dan mengawal berbagai kebutuhan pembangunan daerah secara lebih terarah. Kami di DPR RI siap memperjuangkan aspirasi masyarakat Riau agar dapat terakomodasi dalam program-program pemerintah pusat, dan Forum DPR RI, Gubernur dan Bupati/ Walikota se Provinsi Riau memprioritaskan untuk penyaluran TKD dari 2023 yang belum tersalurkan senilai 4,2 T. Penjadwalan dengan Kementerian terkait yang difasilitasi Forum DPR RI akan menghadirkan Gubernur dan Bupati/walikota agar dapat menjelaskan detail kondis" ujar Karmila.
Menurut Karmila, masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan yang memerlukan perhatian dan dukungan pemerintah pusat, mulai dari pemerataan pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, hingga percepatan pembangunan kawasan pesisir dan kepulauan.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan para wakil rakyat di Senayan agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan secara optimal.
"Percepatan pembangunan di Riau membutuhkan sinergi yang kuat. Dengan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan anggota DPR RI, berbagai kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan secara lebih efektif di tingkat nasional," kata Karmila yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PP KPPG).
Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, pemuda, olahraga, dan perpustakaan, Karmila juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Ia berharap forum yang baru dibentuk tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi dan koordinasi, tetapi juga mampu menghasilkan langkah-langkah konkret dalam memperjuangkan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kami optimistis kolaborasi yang terbangun antara pemerintah daerah dan anggota DPR RI asal Riau akan semakin memperkuat posisi daerah dalam memperoleh dukungan program maupun anggaran dari pemerintah pusat," ujarnya.
Menurut Karmila, kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan DPR RI menjadi modal penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Riau.
"Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan DPR RI menjadi modal penting untuk mempercepat terwujudnya pembangunan yang merata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat infrastruktur, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau, serta Forum DPR RI akan menjadwalkan selesai di bulan Juni untuk pertemuan dengan Kemenkeu dan KemenPU," tutupnya.
Peluncuran Forum DPR RI Asal Dapil Riau turut dihadiri Ketua Forum DPR RI Dapil Riau, Achmad, bersama anggota DPR RI lainnya dari Dapil Riau I dan II, yakni Hendry Munief, Syahrul Aidi, dan Siti Aisyah.
Dari unsur pemerintah daerah hadir Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahril Abdi, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Selain itu, sebanyak 12 kepala daerah atau perwakilan kabupaten/kota se-Riau juga turut mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan bahwa meskipun sejumlah indikator pembangunan Provinsi Riau berada di atas rata-rata nasional, masih terdapat berbagai tantangan yang memerlukan dukungan pemerintah pusat.
Beberapa isu prioritas yang menjadi perhatian bersama antara pemerintah daerah dan anggota DPR RI asal Riau meliputi peningkatan konektivitas wilayah, pengendalian banjir di Pekanbaru dan Dumai, pembangunan kawasan industri dan hilirisasi, serta percepatan pembangunan kawasan pesisir dan kepulauan.
Forum tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan DPR RI dalam mengawal berbagai program strategis yang dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau.