Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara, Achmad Muchtasyar: Transformasi Jadi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara, Achmad Muchtasyar: Transformasi Jadi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatatkan kontribusi sebesar Rp7,81 triliun kepada negara sepanjang tahun buku 2025. Nilai tersebut meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berasal dari setoran pajak, dividen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta pembayaran konsesi. Capaian ini menunjukkan peran strategis Pelindo dalam mendukung penerimaan negara dan pertumbuhan ekonomi nasional

Sejalan dengan peningkatan kontribusi tersebut, Pelindo juga membukukan kinerja keuangan yang positif. Sepanjang tahun 2025, perusahaan berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp35,48 triliun atau tumbuh 9 persen dibandingkan tahun 2024. Pertumbuhan ini ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan serta optimalisasi produktivitas dan efisiensi operasional di berbagai pelabuhan yang dikelola perusahaan.

Direktur Utama Achmad Muchtasyar mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari transformasi berkelanjutan yang dilakukan Pelindo dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, memperkuat produktivitas operasional, dan menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi negara serta masyarakat.

“Kinerja positif ini merupakan buah dari transformasi yang terus dijalankan Pelindo untuk meningkatkan kualitas layanan, produktivitas operasional, serta memperkuat daya saing pelabuhan nasional,” ujar Achmad Muchtasyar. Ia menegaskan bahwa transformasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan industri logistik dan maritim yang semakin kompetitif

Dari sisi operasional, Pelindo juga mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan sepanjang tahun 2025. Arus peti kemas mencapai 19,8 juta TEUs atau meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, arus kapal tercatat sebesar 1,42 miliar Gross Tonnage (GT), sedangkan arus penumpang mencapai 20,4 juta orang sepanjang tahun. Peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya aktivitas perdagangan dan mobilitas melalui pelabuhan yang dikelola Pelindo.

Momentum pertumbuhan tersebut berlanjut pada tahun 2026. Hingga Mei 2026, Pelindo mencatatkan kenaikan arus peti kemas sebesar 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, kunjungan kapal meningkat 1 persen dan arus penumpang tumbuh 7 persen, menandakan tren positif yang terus berlanjut di sektor kepelabuhanan nasional.

Achmad Muchtasyar menilai pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa strategi transformasi dan integrasi layanan yang diterapkan Pelindo berjalan efektif. Menurutnya, peningkatan kinerja operasional tidak hanya berdampak pada perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pengguna jasa pelabuhan melalui layanan yang lebih cepat, efisien, dan terintegrasi

Ke depan, Pelindo akan terus memperkuat layanan kepelabuhanan melalui pengembangan digitalisasi, peningkatan konektivitas maritim, serta penguatan ekosistem logistik nasional. Dengan langkah tersebut, Pelindo optimistis dapat mendukung kelancaran rantai pasok, meningkatkan daya saing ekonomi nasional, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Indonesia di masa mendatang. 

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index