PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat kinerja operasional yang positif hingga periode Juni 2026. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, sejumlah indikator utama menunjukkan pertumbuhan yang mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik dan mobilitas masyarakat melalui pelabuhan yang dikelola Pelindo.
Berdasarkan data operasional hingga Juni 2026, trafik petikemas mencapai 9,96 juta TEUs atau tumbuh 7 persen secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu pendorong utama peningkatan kinerja operasional Pelindo, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekspor, impor, maupun distribusi domestik.
Selain itu, arus penumpang juga mencatat pertumbuhan yang cukup signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah penumpang yang dilayani Pelindo mencapai 11,6 juta orang atau meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat serta semakin optimalnya pelayanan di terminal-terminal penumpang.
Di sisi lain, trafik kapal turut mengalami peningkatan sebesar 3 persen. Total arus kapal yang dilayani Pelindo mencapai 681,4 juta Gross Tonnage (GT). Pertumbuhan tersebut mencerminkan kepercayaan para pengguna jasa terhadap layanan kepelabuhanan yang terus ditingkatkan oleh Pelindo.
Sementara itu, trafik nonpetikemas tercatat sebesar 93,3 juta ton. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, trafik nonpetikemas mengalami penurunan sebesar 4 persen. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh dinamika permintaan sejumlah komoditas serta kondisi perdagangan pada beberapa sektor industri.
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, mengatakan bahwa capaian operasional hingga Semester I 2026 merupakan hasil dari upaya perusahaan dalam menjaga keandalan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat konektivitas logistik nasional. Menurutnya, pertumbuhan pada trafik petikemas, kapal, dan penumpang menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi nasional terus bergerak positif.
"Pelindo akan terus berkomitmen menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal, efisien, dan terintegrasi. Kami terus melakukan transformasi operasional, digitalisasi layanan, serta penguatan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran rantai pasok nasional dan meningkatkan daya saing logistik Indonesia," ujar Achmad Muchtasyar.
Pelindo optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan kinerja operasional melalui peningkatan kualitas layanan, pengembangan infrastruktur pelabuhan, serta inovasi berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.