Camat Batang Tuaka Dampingi Tim Mabes TNI dalam Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Sungai Luar

Camat Batang Tuaka Dampingi Tim Mabes TNI dalam Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Sungai Luar

Indragiri Hilir – Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kecamatan Batang Tuaka bersama jajaran TNI menggelar kegiatan sosialisasi penting di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 4 September 2026, bertempat di Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka. Acara ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla.

Kegiatan sosialisasi ini dipimpin langsung oleh tim dari Markas Besar (Mabes) TNI yang hadir di wilayah Kodim 0314/Inhil. Kehadiran para perwira tinggi dan menengah dari Mabes TNI menunjukkan seriusnya institusi militer dalam mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya terkait isu lingkungan yang sering menjadi pemicu gangguan kesehatan dan ekonomi di wilayah rawan asap. Rangkaian acara dimulai pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB dengan suasana yang khidmat dan penuh antusiasme dari peserta.

Camat Batang Tuaka, Suhaimi, S.Hi., MH, tampil sebagai salah satu tokoh kunci dalam acara tersebut dengan memberikan sambutan resmi mewakili pemerintah daerah setempat. Dalam sambutannya, Camat Suhaimi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara elemen pemerintahan, TNI, Polri, serta tokoh masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran tim Mabes TNI yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam penanganan bencana karhutla secara komprehensif.

Lebih lanjut, Camat Suhaimi menjelaskan bahwa Desa Sungai Luar dan wilayah sekitarnya memiliki karakteristik geografis yang rentan terhadap titik panas selama musim kemarau. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat bukan hanya sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak untuk mengubah perilaku membakar lahan menjadi metode pembukaan lahan yang lebih ramah lingkungan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk proaktif melaporkan adanya indikasi kebakaran sejak dini kepada aparat terdekat.

Sosialisasi teknis mengenai penanggulangan karhutla kemudian disampaikan secara mendalam oleh Mayor Inf. Usman. Materi yang disajikan mencakup strategi pencegahan, deteksi dini, hingga teknik pemadaman awal yang dapat dilakukan oleh masyarakat sebelum bantuan profesional tiba. Penjelasan ini diselingi dengan studi kasus nyata yang pernah terjadi di wilayah Riau, sehingga peserta dapat memahami urgensi dan dampak jangka panjang dari bencana karhutla bagi kesehatan dan ekosistem lokal.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat tinggi dan perwakilan instansi, termasuk Brigjend TNI (Mar) Agus Gunawan, Kolonel Laut Indra Joko, Kolonel (Mar) Viktor Penpada, serta Kolonel (AU) Yotam D. Jalim. Kehadiran para pejabat ini didampingi oleh Danramil Batang Tuaka Kapten Arh. Sumaryono, Kapolsek yang diwakili Kanit Samapta Ipda Herimon, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Batang Tuaka. Komposisi peserta yang beragam ini mencerminkan pendekatan holistik dalam penanganan bencana yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan moril kepada masyarakat, Tim Mabes TNI juga melaksanakan pembagian sembako kepada warga Desa Sungai Luar. Bantuan ini diserahkan setelah sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para narasumber mengenai kendala-kendala yang mereka hadapi di lapangan. Camat Suhaimi turut memantau proses distribusi bantuan ini untuk memastikan tepat sasaran dan merata kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar sinergitas yang telah terbangun antara Pemkab Inhil, TNI, Polri, dan masyarakat dapat terus dijaga. Camat Suhaimi, S.Hi., MH, menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan karhutla sangat bergantung pada kesadaran kolektif warga. Dengan bekal ilmu dari sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Batang Tuaka, khususnya Desa Sungai Luar, dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana kabut asap di masa mendatang.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index