Tembilahan - Upaya memperkuat ketahanan pangan daerah terus dipacu melalui penyajian data yang valid dan terukur. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Rapat Koordinasi Penetapan Angka Produksi Tanaman Pangan Tahun 2026/2027 pada Selasa (29/09). Acara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Aula Tembulu Rusa, Mall Pelayanan Publik (MPP), Jalan Ki Hajar Dewantara Nomor 1, Tembilahan.

Kegiatan penting ini mengusung tema besar "Penetapan Angka Produksi Tanaman Pangan yang Akurat dan Terukur sebagai Dasar Perencanaan Swasembada Pangan Berkelanjutan". Forum tersebut dirancang untuk menyelaraskan persepsi serta merumuskan basis data produksi yang presisi, guna mendukung arah kebijakan pembangunan pertanian di wilayah Indragiri Hilir ke depan.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Surohman, S.ST. Dalam pemaparannya, ia menjabarkan secara terperinci teknis pelaksanaan rapat koordinasi serta menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghasilkan data tanaman pangan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Rakor skala provinsi dan daerah ini dihadiri langsung oleh Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Riau, Dr. Agus Wahyana Anggara, S.Si., M.Si. Kehadiran beliau menegaskan komitmen penguatan penerapan teknologi dan modernisasi sektor pertanian di tingkat daerah.

Dukungan dari pemerintah provinsi juga ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Riau yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Ferry Admiral, SP. Sinergi ini memperkuat koordinasi antara kebijakan pemerintah provinsi dan implementasi teknis di kabupaten.
Dari jajaran pemerintah daerah setempat, tampak hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir, Umar Hamdi, S.Pt, didampingi Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang Koordinator, serta jajaran Subbag Pertanian. Kehadiran para pimpinan teknis ini menjadi kunci dalam mengawal sinkronisasi data produksi pangan di seluruh wilayah Indragiri Hilir.
Sektor lapangan juga mendapatkan porsi perhatian utama dengan hadirnya Ketua Tim Kerja (Katimker) Pengelolaan Penyuluhan Kabupaten Indragiri Hilir beserta jajaran. Tak ketinggalan, Koordinator Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Indragiri Hilir, petugas pengelola data SP kecamatan, hingga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) turut memadati ruang rapat.
Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh antusiasme hingga akhir acara. Melalui rakor ini, seluruh pemangku kepentingan optimistis dapat melahirkan angka penetapan produksi yang akurat, sehingga mempermudah formulasi strategi pencapaian swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir.