Tembilahan - RSUD Puri Husada (PH) Tembilahan kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Rumah sakit kebanggaan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir ini resmi menerima penghargaan prestisius sebagai Rumah Sakit yang Mencapai Target Indikator Surveilans Sentinel PIE (Penyakit Infeksi Emerging) Tahun 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diberikan secara langsung oleh pihak otoritas kesehatan nasional dan internasional. Piagam penghargaan ditandatangani oleh Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Dr. Swinajaya, SKM, MM, MFP, C.FA, bersama dengan US CDC Country Director for Indonesia, Rebecca D Merrill, PhD, MHS. Kolaborasi lintas lembaga ini menunjukkan bahwa standar mutu pelayanan RSUD PH Tembilahan telah diakui hingga level global.
Keberhasilan ini dicapai melalui proses evaluasi dan audit yang ketat terhadap sistem kewaspadaan dini rumah sakit. Surveilans sentinel PIE merupakan instrumen penting dalam mendeteksi secara dini serta mengendalikan penyebaran penyakit infeksi yang berpotensi menimbulkan wabah atau kedaruratan kesehatan masyarakat.
Direktur UPTD RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. H. Firman Nurdiansah, M.Ked, Sp.THT-KL, M.M, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas pencapaian luar biasa ini. Beliau menegaskan bahwa penghargaan tersebut adalah hasil kerja keras dari seluruh jajaran manajemen, tim medis, perawat, serta tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit.
"Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan buah dari kedisiplinan dan ketekunan seluruh tim dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP) surveilans. Pengendalian infeksi menular bukan tugas yang mudah, namun komitmen bersama membuat kita mampu memenuhi target indikator nasional dan internasional yang ditetapkan oleh Kemenkes dan US CDC," ujar dr. Firman Nurdiansah saat memberikan keterangan resminya.
Lebih lanjut, dr. Firman menjelaskan bahwa sistem surveilans sentinel di RSUD Puri Husada Tembilahan dirancang untuk memonitoring pola penyakit infeksi secara akurat dan real-time. Data yang dikumpulkan secara konsisten ini menjadi basis penting bagi tenaga medis dalam mengambil langkah preventif dan kuratif yang cepat, tepat, serta terukur demi keselamatan pasien.
Pencapaian di tahun 2026 ini juga memperkuat posisi RSUD Puri Husada Tembilahan sebagai fasilitas kesehatan rujukan yang tidak hanya berfokus pada penyembuhan kuratif semata. Rumah sakit berkomitmen untuk terus mengedepankan aspek keselamatan pasien (patient safety) dan pencegahan infeksi nosokomial secara komprehensif di setiap lini pelayanan.
Menutup keterangannya, dr. Firman berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pegawai rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Pihaknya bertekad untuk mempertahankan standar tinggi ini demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan paripurna bagi seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.