Dalam Semangat HUT RI ke-81, Kades Pulau Palas Lepas Mahasiswa KKN

Dalam Semangat HUT RI ke-81, Kades Pulau Palas Lepas Mahasiswa KKN

Tembilahan Hulu – Suasana haru dan kehangatan menyelimuti Balai Desa Pulau Palas, Kecamatan (sebutkan nama kecamatan jika perlu), pada hari Kamis (20/08). Bertempat di aula kantor desa, Kepala Desa Pulau Palas, Bapak Arifin, S.Ag, secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang telah menyelesaikan masa Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama kurang lebih tiga bulan di desa tersebut. Acara yang dikemas dalam bentuk ramah tamah ini menjadi momen perpisahan sekaligus ungkapan terima kasih dari pemerintah desa kepada para mahasiswa.

Kegiatan pelepasan ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua-ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta tentunya para mahasiswa KKN beserta dosen pembimbing lapangan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Arifin, S.Ag menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya yang setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang telah mengabdikan diri dan ilmunya untuk kemajuan Desa Pulau Palas selama tiga bulan terakhir. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN membawa angin segar dan energi baru bagi masyarakat desa.

"Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dedikasi dan kontribusi adik-adik mahasiswa selama berada di tengah-tengah kami. Banyak program dan kegiatan yang telah kalian laksanakan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Semua itu sangat bermanfaat dan akan kami kenang selalu," ujar Arifin, S.Ag dalam sambutannya.

Selama kurang lebih tiga bulan, para mahasiswa KKN ini telah melaksanakan berbagai program kerja yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari mengajar di sekolah-sekolah dasar dan TPQ, mengadakan penyuluhan kesehatan dan stunting, membantu digitalisasi UMKM desa, hingga terlibat aktif dalam kegiatan gotong royong dan perayaan HUT RI ke-81 di desa. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai akademisi, tetapi juga telah menjadi bagian dari keluarga besar Desa Pulau Palas.

Momen ramah tamah ini juga diisi dengan sesi curhat dan kesan pesan dari perwakilan mahasiswa KKN. Mereka menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga desa yang telah menerima mereka dengan tangan terbuka. Selama tiga bulan, mereka mengaku banyak belajar tentang kehidupan bermasyarakat, kearifan lokal, dan nilai-nilai kekeluargaan yang kuat yang menjadi ciri khas masyarakat Pulau Palas.

"Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kepala Desa, perangkat desa, dan seluruh warga Pulau Palas. Kami mohon maaf jika selama melaksanakan KKN ada tutur kata dan perilaku yang kurang berkenan. Sungguh, pengalaman ini sangat berharga bagi kami. Kami akan selalu merindukan kehangatan dan kekeluargaan di desa ini," ungkap salah satu perwakilan mahasiswa dengan mata berkaca-kaca.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari pihak mahasiswa KKN kepada Pemerintah Desa Pulau Palas sebagai tanda kenang-kenangan. Begitu pula sebaliknya, Kepala Desa Arifin, S.Ag memberikan kenang-kenangan berupa plakat kepada para mahasiswa. Prosesi ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin yang hadir, menandakan berakhirnya masa pengabdian mereka secara resmi.

Dalam penutupnya, Kepala Desa Arifin, S.Ag berpesan agar para mahasiswa dapat terus mengembangkan ilmu yang telah didapatkan dan tidak lupa dengan Desa Pulau Palas. Ia juga berharap, kerja sama yang telah terjalin baik ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang, tidak hanya sebatas pada program KKN, tetapi juga dalam bentuk kolaborasi lain yang dapat membangun desa. "Pintu desa kami selalu terbuka untuk kalian. Sukses selalu untuk studi dan karier kalian ke depannya," tutupnya.

Acara pelepasan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini akhirnya ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan ramah tamah makan bersama. Momen ini menjadi penutup yang manis bagi perjalanan KKN para mahasiswa di Desa Pulau Palas, meninggalkan kesan mendalam baik bagi mahasiswa maupun masyarakat desa yang telah menjadi rumah kedua bagi mereka selama tiga bulan.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index