Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Pelindo Tembilahan Perketat Imbauan Bermasker bagi Penumpang (

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Pelindo Tembilahan Perketat Imbauan Bermasker bagi Penumpang (

Tembilahan,  — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Tembilahan kembali mengoperasikan layanan keberangkatan armada speedboat dari Terminal Penumpang Pelabuhan Tembilahan, Selasa (20/10/2026). Aktivitas penyeberangan hari ini didominasi oleh pergerakan penumpang dengan rute tujuan Batam dan Tanjung Balai Karimun.

Di tengah mobilitas masyarakat yang tetap tinggi, manajemen Pelindo Regional 1 Tembilahan berkomitmen untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan operasional dan operasional kapal berjalan aman, tertib, serta lancar. Pengawasan ketat terus dilakukan demi menjaga kenyamanan, keselamatan, serta kelancaran perjalanan seluruh pengguna jasa transportasi laut.

Namun, pengawasan operasional kali ini dibayang-bayangi oleh tantangan kondisi cuaca ekstrem. Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Tembilahan dan sekitarnya terpantau kian menebal dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya para calon penumpang pelabuhan.

Merespons kondisi krisis kualitas udara tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Tembilahan mengimbau secara tegas kepada seluruh pengguna jasa dan calon penumpang untuk disiplin menggunakan masker medis atau masker N95 selama berada di area pelabuhan maupun saat melakukan pelayaran.

Manajemen Pelindo menegaskan bahwa penggunaan masker menjadi langkah preventif yang sangat krusial untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan partikel debu halus dan asap pekat. Kesehatan dan keselamatan para penumpang di dalam area pelabuhan merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Selain memberikan himbauan wajib bermasker, Pelindo Tembilahan juga meningkatkan kesiapsiagaan di area terminal dengan menyiagakan petugas lapangan guna memantau pergerakan penumpang serta membagikan masker secara berkala kepada penumpang yang membutuhkan bantuan perlindungan ekstra.

Koordinasi secara masif dan berkelanjutan juga terus dijalankan bersama instansi maritim terkait, termasuk otoritas pelayaran dan pihak kepolisian pelabuhan. Kerja sama ini ditujukan untuk memantau perkembangan jarak pandang (visibility) di perairan serta memastikan standar keselamatan pelayaran tetap terpenuhi di tengah kabut asap.

Melalui langkah proaktif dan perhatian ekstra terhadap aspek kesehatan ini, Pelindo Regional 1 Tembilahan berharap seluruh perjalanan masyarakat berjalan dengan aman dan selamat sampai ke tujuan. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kondisi fisik, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan di tengah ancaman kabut asap karhutla.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index