Pulau Burung - Pada Kamis pagi, 29 Januari 2026, suasana Kantor Camat Pulau Burung tampak lebih hidup dari biasanya. Sejak pukul 09.00 WIB, para tokoh pemerintahan, unsur TNI–Polri, serta pengurus masjid dan surau se-Kecamatan Pulau Burung berkumpul dalam sebuah rapat penting yang dipimpin langsung oleh Camat Pulau Burung, Razali, S.E. Rapat ini digelar dalam rangka pembentukan dan pengurusan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) serta Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).
Camat Razali membuka rapat dengan menekankan pentingnya sinergi antar unsur masyarakat dan pemerintah dalam mengelola kegiatan keagamaan. Menurutnya, PHBI dan IPHI bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan wadah pemersatu umat dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan di tengah masyarakat Pulau Burung.
“Melalui pembentukan kepengurusan yang solid, saya berharap kegiatan keagamaan dapat terkoordinasi dengan baik, tertib, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Razali dalam arahannya. Ia menegaskan bahwa peran PHBI dan IPHI sangat strategis dalam menjaga harmoni sosial, terutama dalam peringatan hari-hari besar Islam dan pembinaan jamaah haji pasca kepulangan ke tanah air.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Danramil Pulau Burung Kapten Infanteri Riswanto, perwakilan Kapolsek Pulau Burung AIPDA Febri Jonni, serta Kepala KUA Pulau Burung Hayatussalis, S.Pd. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung kegiatan keagamaan yang aman, tertib, dan bermartabat.
Dalam suasana diskusi yang hangat dan penuh musyawarah, Camat Razali mengajak seluruh peserta rapat untuk aktif memberikan masukan demi terbentuknya kepengurusan yang representatif. Ia menilai bahwa keterlibatan pengurus masjid dan surau menjadi kunci keberhasilan PHBI dan IPHI, karena merekalah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat akar rumput.
Lebih lanjut, Camat Razali menyampaikan harapannya agar PHBI dapat menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga edukatif dan sosial. Sementara IPHI diharapkan mampu menjadi wadah silaturahmi dan pembinaan bagi para jamaah haji agar nilai-nilai kemabruran tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Rapat pembentukan dan pengurusan PHBI dan IPHI ini berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan usulan, yang kemudian dirumuskan bersama sebagai dasar pembentukan kepengurusan yang baru.
Sekira pukul 10.30 WIB, kegiatan rapat ditutup oleh Camat Pulau Burung. Secara umum, kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan terkendali. Camat Razali berharap hasil rapat ini dapat segera ditindaklanjuti sehingga PHBI dan IPHI Kecamatan Pulau Burung dapat berperan aktif dalam memperkuat kehidupan keagamaan dan persatuan masyarakat ke depan.