Menuju 2026, Humas Pelindo Group Satukan Strategi dalam Forum Komunikasi Pro Active Solution

Menuju 2026, Humas Pelindo Group Satukan Strategi dalam Forum Komunikasi Pro Active Solution

Jakarta -Tahun 2026 menjadi momentum strategis bagi Humas Pelindo Group untuk terus bertumbuh dan bertransformasi dalam menghadapi dinamika komunikasi korporasi yang semakin kompleks. Mengusung tema “Pro Active Solution”, forum ini menegaskan komitmen Pelindo dalam memperkuat koordinasi internal yang selaras serta mendorong implementasi komunikasi berbasis dampak (impact-based communication).

Sebagai wadah kolaboratif, Forum Komunikasi Humas Pelindo Group dirancang untuk membangun ruang belajar bersama, menyatukan perspektif, serta menyelaraskan strategi komunikasi perusahaan agar mampu mendukung pencapaian tujuan bisnis dan reputasi korporasi secara berkelanjutan.

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, dalam arahannya menegaskan bahwa fungsi humas memiliki peran strategis dalam memastikan pesan perusahaan tersampaikan secara tepat, konsisten, dan bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, komunikasi yang proaktif dan berbasis solusi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.

“Transformasi Pelindo harus diiringi dengan transformasi komunikasi. Humas tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan solusi, membangun narasi yang berdampak, serta memperkuat sinergi internal agar seluruh insan Pelindo bergerak dalam satu visi,” ujar Arif Suhartono.

Forum ini juga menghadirkan sesi Strategic Communication yang disampaikan oleh Fardila Astari, yang membahas pentingnya perencanaan komunikasi strategis dalam mendukung agenda korporasi. Materi ini menekankan pendekatan komunikasi yang terukur, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan stakeholder.

Selain itu, sesi refreshment monitoring dan evaluasi (monev) layanan informasi publik disampaikan oleh Aditya Nuriya, S., Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat (KIP). Sesi ini memberikan penguatan pemahaman terkait pengelolaan layanan informasi publik yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Penguatan aspek keterbukaan informasi publik turut diperdalam melalui sesi refreshment yang disampaikan oleh Samrotujannah Ismail, Komisioner KIP. Dalam paparannya, ia menekankan peran strategis badan publik dalam menjamin hak masyarakat atas informasi serta pentingnya konsistensi dalam implementasi prinsip keterbukaan informasi.

Melalui Forum Komunikasi ini, Humas Pelindo Group diharapkan mampu semakin adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak. Dengan komunikasi yang proaktif dan terintegrasi, Pelindo optimistis dapat memperkuat kepercayaan publik serta mendukung keberhasilan transformasi perusahaan di tahun 2026 dan seterusnya.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index