Kabupaten Inhil Raih Juara 2 Laporan Evaluasi Kinerja TPID se-Riau 2025

Kabupaten Inhil Raih Juara 2 Laporan Evaluasi Kinerja TPID se-Riau 2025

Pekanbaru, – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Atas nama Bupati Inhil, H.Herman Kadistan Inhil H. Fajar Husin, SH., MH., menerima penghargaan sebagai Juara 2 dalam Penyusunan Laporan Evaluasi Kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Riau Periode 2025. Penghargaan diserahkan oleh Deputi Bank Indonedia Sudiro dalam acara yang digelar di salah satu hotel di kota Dumai, Jumat (06/02).

Penghargaan ini menjadi bukti keseriusan dan kualitas kinerja TPID Kabupaten Inhil dalam mengawal kebijakan pengendalian inflasi, khususnya pada komoditas pangan strategis. Kinerja tersebut selaras dengan upaya pemerintah daerah mendukung arah kebijakan nasional dan visi misi Bupati serta Wakil Bupati Inhil, yakni mewujudkan Indragiri Hilir yang Hebat dan Gemilang dengan pertanian terpadu menuju masyarakat sejahtera.

Fokus utama pengendalian inflasi di Inhil adalah pada komoditas beras. Pemerintah Kabupaten secara aktif menggerakkan program penyediaan pangan daerah melalui Gerakan Konsumsi Beras Inhil. Gerakan ini bertujuan untuk sekaligus mendorong peningkatan produksi padi dan penyerapan beras lokal hasil petani Inhil, sehingga menguatkan ketahanan pangan dari hulu ke hilir.

Untuk merealisasikan target peningkatan produksi dan mutu, Pemkab Inhil telah menjalin kemitraan strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Standarisasi dan Instrumen Pertanian pada tahun 2025. Kerja sama ini difokuskan pada program penggenjahan umur padi, perbaikan mutu dan kualitas beras, serta peningkatan produktivitas tanaman padi secara berkelanjutan.

Di sisi infrastruktur pendukung, Pemerintah Kabupaten Inhil bersama Kodim 0314/Inhil, Dinas PUPR, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Balai Wilayah Sungai Sumatera III, dan Gabungan Kelompok Tani, giat melaksanakan program sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025. Kegiatan seperti normalisasi sungai, pembangunan dan perbaikan irigasi pertanian, serta pembangunan tanggul dan pintu klep, diharapkan dapat mendukung target swasembada pangan.

Kesuksesan program pengendalian inflasi ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi solid seluruh anggota TPID. Beberapa pihak yang terlibat secara aktif antara lain Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Inhil, Bagian Perekonomian Setda, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Kolaborasi ini memastikan pendekatan yang komprehensif dari hulu produksi hingga distribusi.

Dalam pernyataannya usai menerima penghargaan, Kadistan Inhil H. Fajar Husin, SH., MH., menyampaikan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja keras seluruh pihak. “Penghargaan ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus berinovasi. Fokus kami ke depan adalah memperkuat seluruh rantai pasok beras, menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai produsen utama. Semua program yang telah dan akan dijalankan tetap berpedoman pada visi pemimpin daerah untuk kesejahteraan masyarakat Inhil,” ujarnya.

Dengan penghargaan ini, Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan komitmennya dalam mengelola inflasi secara terukur dan berdampak. Prestasi ini diharapkan dapat memacu daerah-daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas pengendalian inflasi, demi terciptanya stabilitas ekonomi yang berpihak pada rakyat di seluruh Provinsi Riau.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index